Muhammad Iqbal
STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Moderasi Beragama dalam Perspektif Al-Qur'an dan Implikasinya terhadap Pendidikan Multikultural di Indonesia T Mairizal; Muhammad Iqbal
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya InovasiĀ Guru Vol. 3 No. 1 (2026): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v3i1.594

Abstract

Indonesia sebagai negara multikultural menghadapi berbagai tantangan dalam menjaga kerukunan sosial di tengah keberagaman agama, suku, budaya, dan bahasa. Fenomena intoleransi, radikalisme, dan konflik sosial menunjukkan pentingnya penguatan moderasi beragama melalui pendidikan. Al-Qur'an sebagai sumber utama ajaran Islam mengandung nilai-nilai moderasi yang relevan untuk mendukung pengembangan pendidikan multikultural. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari Al-Qur'an, kitab tafsir, buku, artikel jurnal, dan berbagai literatur yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis dan pendekatan tafsir tematik (maudhu'i) terhadap ayat-ayat yang berkaitan dengan moderasi beragama dan pendidikan multikultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep moderasi beragama dalam Al-Qur'an berlandaskan pada prinsip wasathiyah (jalan tengah), keadilan (al-'adl), keseimbangan (tawazun), toleransi (tasamuh), dan penghormatan terhadap keberagaman. Nilai-nilai tersebut memiliki keselarasan dengan prinsip pendidikan multikultural yang menekankan penghargaan terhadap perbedaan, persamaan derajat manusia, dialog, kerja sama sosial, dan perdamaian. Integrasi nilai-nilai moderasi beragama ke dalam kurikulum, proses pembelajaran, budaya sekolah, dan pembentukan karakter peserta didik dapat memperkuat pendidikan multikultural di Indonesia. Pendidikan berbasis nilai-nilai Qur'ani berpotensi menjadi sarana strategis dalam membangun generasi yang moderat, toleran, inklusif, serta mampu menjaga persatuan dan kerukunan dalam masyarakat yang majemuk.
Penguatan kesadaran lingkungan melalui revitalisasi tata kelola sampah dan gerakan gotong royong di Gampong Baroh Aceh Jaya Sumardi Efendi; Muhammad Iqbal; Kamisan Kamisan; Muhammad Sukran; Zahra Salsabila; Nurhaliza Nurhaliza; Cherlizar Mulia Dewi; Sinta Ramayani; Fadillah Muawana; Selfi Hardina Wati
CREATIVE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2026): CREATIVE: Jurnal Pengabdian Masyarakat - Juli
Publisher : SCM PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65881/creative.v1i3.78

Abstract

Tujuan: untuk memperkuat kesadaran lingkungan masyarakat Gampong Baroh melalui revitalisasi tata kelola sampah dan penguatan gerakan gotong royong guna mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Metode: menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yang meliputi identifikasi aset masyarakat, sosialisasi pengelolaan sampah, pemanfaatan bahan lokal untuk sarana kebersihan, pelaksanaan gotong royong, dan evaluasi partisipatif. Hasil: adanya peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, tersedianya sarana kebersihan berbahan lokal berupa tong sampah, terpasangnya papan nama lorong, serta meningkatnya pelaksanaan kegiatan gotong royong yang mendukung terciptanya lingkungan gampong yang lebih bersih dan tertata. Kesimpulan: pendekatan partisipatif berbasis aset lokal efektif dalam membangun budaya hidup bersih dan memperkuat kepedulian masyarakat terhadap lingkungan secara berkelanjutan. Kontribusi: penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat melalui pengembangan tata kelola lingkungan berbasis partisipasi masyarakat serta revitalisasi nilai gotong royong sebagai modal sosial dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.