Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Persepsi dan Interpretasi Pembaca Remaja terhadap Berita Kekerasan Seksual di Media Portal Online Yulia Hidayati; Diana Lutfiana
LITERATUS Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Internasional Sosial dan Budaya
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/lit.v5i1.1288

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan ingin mengetahui bagaimana persepsi pembaca remaja terhadap berita portal online mengenai kekerasan seksual dan secara khusus ingin mengetahui lebih jauh bagaimana interpretasi makna yang terbentuk dilihat dari konstruksi sosial yang ada. Menggunakan metode studi kasus dan teoPri Analisa Resepsi dari Stuart Hall untuk mengkaji fenomena ini. Subyek penelitian ini adalah siswa SMA di PKBM Harapan Bunda Jakarta. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kebnyakan pembaca remaja berada pada posisi “negotiated reading” dalam mempersepsi dan menginterpretasi berita kekerasan seksual di portal online. Diharapkan dari penelitian ini dapat mencarikan pola strategi dari pemberitaan tentang kekerasan seksual di portal online yang dapat memberikaninformasi, edukasi terhadap masalah kekerasan seksual di institusi pendidikan serta dapat mencarikan penyebab dan solusi untuk mencegah dan menanggulanginya.
Cara Bijak Menggunakan Media Sosial Bagi Siswa-Siswi SMK Negeri 49 DKI Jakarta Yulia Hidayati; Vania Utamie Subiakto
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i2.1425

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh tingginya penggunaan media sosial di kalangan siswa-siswi DKI Jakarta yang tidak selalu diiringi dengan kemampuan literasi digital yang memadai. Akses informasi tanpa batas sebagai dampak perkembangan teknologi digital membawa peluang sekaligus risiko, seperti penyebaran hoaks, perundungan siber, paparan konten pornografi, serta pelanggaran privasi. Kondisi ini menjadi dasar pentingnya edukasi mengenai cara bijak menggunakan media sosial bagi remaja yang berada pada fase transisi menuju dewasa dan rentan terhadap berbagai pengaruh digital. Metode pengabdian dilaksanakan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, serta simulasi kasus untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang etika, tanggung jawab, keamanan digital, dan pemanfaatan media sosial secara produktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran siswa terhadap dampak penggunaan media sosial, kemampuan menyaring informasi, serta komitmen untuk memanfaatkan platform digital secara positif, khususnya dalam mendukung pengembangan diri, kreativitas, serta peluang ekonomi di era digital.