Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh tingginya penggunaan media sosial di kalangan siswa-siswi DKI Jakarta yang tidak selalu diiringi dengan kemampuan literasi digital yang memadai. Akses informasi tanpa batas sebagai dampak perkembangan teknologi digital membawa peluang sekaligus risiko, seperti penyebaran hoaks, perundungan siber, paparan konten pornografi, serta pelanggaran privasi. Kondisi ini menjadi dasar pentingnya edukasi mengenai cara bijak menggunakan media sosial bagi remaja yang berada pada fase transisi menuju dewasa dan rentan terhadap berbagai pengaruh digital. Metode pengabdian dilaksanakan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, serta simulasi kasus untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang etika, tanggung jawab, keamanan digital, dan pemanfaatan media sosial secara produktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran siswa terhadap dampak penggunaan media sosial, kemampuan menyaring informasi, serta komitmen untuk memanfaatkan platform digital secara positif, khususnya dalam mendukung pengembangan diri, kreativitas, serta peluang ekonomi di era digital.
Copyrights © 2026