This Author published in this journals
All Journal Jurnal Tekno Kompak
Muhammad Nazhim Maulana
Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pembuatan Website Layanan Keuangan dengan Metode Scrum Muhammad Nazhim Maulana; Cahyo Prianto
Jurnal Tekno Kompak Vol 17, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jtk.v17i2.2591

Abstract

Keuangan merupakan salah satu hal yang perlu untuk diperhatikan apalagi dalam dunia industri. Dengan adanya pengaturan keuangan yang baik maka dapat membuat satu perusahaan atau instansi menjadi lebih maju. Perlu diingat untuk layanan keuangan masih sering mengalami masalah. Beberapa masalah yang biasa terjadi adalah kekeliruan angka penggajian pegawai, kemudian adanya gaji pegawai yang belum dibayarkan, lalu pencatatan pengeluaran yang tidak sesuai dengan kenyataan yang terjadi dilapangan, dan masih banyak masalah lainnya. Masalah-masalah seperti ini memiliki akibat yang sangat fatal, oleh sebab itu sebuah website yang dapat membantu untuk melakukan pengaturan terhadap penggajian, pemberian bonus dan juga keuangan akan mengatasi kendala yang bisa terjadi ketika masih melakukan pengaturan keuangan secara manual. Website dipilih karena pengguna tidak akan perlu memasang aplikasi sehingga tidak akan terjadi penggunaan memori terhadap perangkat pengguna. Untuk dapat menggunakan aplikasi, pengguna hanya perlu mengunjungi website tersebut melalui mesin pencari yang diinginkan dan melakukan login saja untuk menggunakannya.  Website ini dibuat  dengan menggunakan salah satu metode pengembangan agile yaitu scrum. Scrum dipilih karena metode ini dapat memberikan hasil yang maksimal. Dengan adanya website layanan keuangan ini nantinya diharapkan pencatatan transaksi keuangan akan menjadi lebih transparan, pemasukan ataupun pengeluaran dapat dilihat dengan jelas dan kelalaian pencatatan akibat adanya human error juga bisa teratasi.