Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Metode Smote Extreme Gradient Boosting Untuk Klasifikasi Penyakit Kanker Serviks Di Kota Medan Debi Anggitasyah; Machrani Adi Putri Siregar
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 12, No 2: Agustus 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v12i2.1479

Abstract

Cervical cancer or often referred to as cervical cancer is a cancer that forms cervical tissue, cases of cervical cancer occur every year, making it the number 2 killer in Indonesia. This is very concerning considering that cervical cancer is one of the cancers that can be prevented early on but is very difficult to detect. Therefore, a classification is needed for prevention detection, the problem in classification is the classification of unbalanced data where the distribution of samples in all known classes of observations does not have the same proportions. The purpose of this study was to determine the application and results of the accuracy of the Smote Extreme Gradient Boosting method in classifying cervical cancer in hospitals. Dr. Pirngadi, Medan City. This research is a quantitative research, using the smote extreme gradient method. This study found 69 cases of cervical cancer classified using the XGBOOST algorithm and the Smote algorithm as a data imbalance problem solver which is a very good solution because the results of the accuracy of the Area Under Cover (AUC) Smote extreme gradient boosting method yield a value of 1.00% which is classified as the best classification. Keywords: Binary Classification; SmoteXgboot; Area Under Cover; Matrix; Variables AbstrakKanker serviks atau sering disebut dengan kanker leher rahim merupakan kanker yang membentuk jaringan leher rahim, kasus kanker serviks terjadi setiap tahunnya, menjadikannya pembunuh nomor 2 di Indonesia. Hal ini sangat memprihatinkan mengingat kanker serviks merupakan salah satu kanker yang dapat dicegah sejak dini tetapi sangat sulit dideteksi keberadaannya. Oleh karena itu diperlukan klasifikasi untuk deteksi pencegahannya, permasalahan dalam klasifikasi adalah klasifikasi data yang tidak seimbang dimana sebaran sampel pada semua kelas pengamatan yang diketahui tidak memiliki proporsi yang sama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan dan hasil keakuratan metode Smote Extreme Gradient Boosting dalam mengklasifikasi penyakit kanker serviks di RSUD. Dr. Pirngadi Kota Medan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, menggunakan metode smote extreme gradient.  Penelitian ini didapatkan 69 kasus kanker serviks yang diklasifikasikan menggunakan algoritme XGBOOST dan algoritme Smote sebagai pemecah masalah ketidakseimbangan data sangat menjadi solusi karena pada hasil tingkat keakuratan Area Under Cover (AUC) metode Smote extreme gradient boosting menghasilkan nilai 1.00% yang mana klasifikasi tergolong dalam klasifikasi terbaik. 
Mengukur Tingkat Efektivitas Google Drive Dengan Uji Chi Square Dan Cramer (C) Dalam Pengarsipan Dokumen Amdal Alya Azhrah Hutagalung; Atika Rahayu; Debi Anggitasyah; Fahira Audri Yunisa; Qonita Putri Andini; Rina Filia Sari
Jurnal Garuda Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/gabdimas.v1i1.600

Abstract

Badan Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara adalah suatu dinas pada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang bertugas melaksanakan segala tugas yang berkaitan dengan lingkungan hidup yang berada di bawah kewenangan dan tanggung jawab bantuan provinsi. Tantangan yang dimiliki Dinas Lingkungan Hidup Sumut adalah bagaimana mengelola dokumen AMDAL berupa file softcopy dengan menggunakan media penyimpanan Google Drive. Dalam upaya mengukur sejauh mana Google Drive berhasil sebagai media penyimpanan dokumen, mereka menggunakan Uji Chi Square dan Cramer Test (C), uji Cramer (C) digunakan untuk mengukur tingkat hubungan atau korelasi antara dua data. variabel dalam skala nominal, sedangkan uji Chi-square berguna untuk menguji hubungan atau pengaruh dua variabel dan mengukur kekuatan hubungan antara satu variabel dengan variabel lainnya. Nilai prediksi untuk setiap sel akan dicari di tabel kontingensi karena korelasi kontingensi dan Chi-Square berhubungan erat.