p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DINTEK
Muhammad Usamah
Dosen Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Maluku Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RETROFITTING PENCAHAYAAN DAN PENGHAWAAN GEDUNG AUDITORIUM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA DENGAN SOFTWARE ECOTECH DAN EDGE BUILDING Anjas Mochtar; Rais D.Hi Yusuf; Muhammad Usamah
DINTEK Vol 16 No 2 (2023): Volume 16 No.2 September 2023
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan manusia, Mulai dari hunian, aktifitas sehari-hari hingga tempat bekerja. Bangunan yang baik dapat dilihat dari struktur yang besar sampai struktur terkecil dari bangunan itu sendiri. Faktor yang menjadi tolak ukur bangunan ini layak atau tidaknya, dapat dilihat dari pencahayaan dan penghawaanya. (Rahman, 2020).Dalam penelitian kali ini, dilakukkan di Gedung Auditorium Haji Abdullah Tjan Hoatseng Universitas Muhammadiyah Maluku Utara. Gedung ini memiliki dua lantai. Dan nantinya berfungsi sebagai tempat event kampus seperti Wisuda, seminar, dan sebagainya. Kondisi bangunan ini setelah dilakukkan observasi menujukan bahwa pencahayaan dan penghawaan bangunan masih di bawah standar. Hal ini dikarenakan suhu ruangan yang panas dan tidak diimbangi dengan penghawaan dan pengendalian suhu yang baik serta pencahayaan yang didominasi dengan pencahayaan buatan.Di Indonesia sediri kondisi seperti ini sudah diatur dalam SNI 03-6575-2001 tentang sistem utilitas yang memenuhi syarat kesehatan, kenyamanan, keamanan, dan ketentuan yang berlaku untuk bangunan gedung. Retrofitting sendiri dilakukkan untuk meningkatkan kualitas bangunan auditorium ini yang di fokuskan pada pencahayaan dan penghawaan. Langkah-langkah yang akan dilakukkan dalam penelitian ini adalah melakukkan pemodelan dan skenario yang dilakukkan untuk melihat seperti apa kondisi yang baik untuk gedung auditorium ini, tentunya dengan menggunakan bantuan perangkat lunak. Perangkat lunak yang digunakkan sendiri terdiri dari EDGE Building, dan Ecotect. Dimana EDGE Building digunakkan untuk menentukan skenario terbaik dalam penelitian ini. Sedangkan Ecotec digunakkan untuk mensimulasikan keadaan suatu bangunan dengan melihat faktor pencahayaan dan penghawaan dari bangunan auditorium ini. Metode yang digunakkan adalah Pendekatan Kuantitatif. Dikarenakan Penghawaan dan pencahayaan gedung masih di bawah standar maka Perlu adanya perhatian khusus terkait pencahayaan dan penghawaan bangunan ini.
ST`UDI KINERJA STRUKTUR LOSMEN GURAPING MENGGUNAKAN ANALISIS PUSHOVER (STUDI KASUS: BALOK, KOLOM DAN PLAT): Universitas Muhammadiyah Maluku Utara M. Ridwan Ishak; Joni Hermanto; Muhammad Usamah
DINTEK Vol. 17 No. 01 (2024): Volume 17 No.1, Maret 2024
Publisher : Fakultas Teknik UMMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gempa bumi menyebabkan kerusakan bangunan dan korban jiwa. Kota Sofif tercatat telah terjadi gempa bumi yang belum lama terjadi, yaitu pada 14 Juli 2019 berkekuatan 7,2 skala richter (SR), pada 06 September 2020 berkekuatan 5,9 skala richter (SR), pada 03 Juni 2021 berkekuatan 6,1 skala richter (SR) dan masih banyak lagi gempa-gempa yang telah terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur analisis pushover untuk mengevaluasi kinerja struktur gedung dan untuk mengetahui pola keruntuhan struktur gedung setelah dianalisis dengan pushover. Penelitian ini menggunakan metode Static Pushover Analysis dengan mengacu pada metode koefisien perpindahan (FEMA 440, Etabs). Beban lateral yang digunakan merupakan hasil dari analisis statik ekuivalen yang dikerjakan bertahap secara monotonik dalam 1 arah. Penelitian menunjukan bahwa ada beberapa kesimpulan. Pertama, Perpindahan hasil pushover maksimum ( max) arah XZ yaitu pada step 5 lebih besar dari target perpindahan ( t), dengan angka 37,779 mm > 24,941 mm. Kedua, Perpindahan hasil pushover maksimum ( max) arah YZ yaitu pada step 4 lebih besar dari target perpindahan ( t), dengan angka 24,943 mm > 20,001 mm. Ketiga, Evaluasi pada arah XZ masih dalam keadaan aman walaupun max > t, karena pada skema distribusi sendi plastis tidak memperlihatkan komponen struktur yang melewati Immediate Occupany (IO), tapi ada kemungkinan terjadi balok kuat kolom lemah apabila diperbesar step pembebanan, hal ini ditandai dengan ada beberapa kolom yang duluan mencapai kinerja Immediate Occupany (IO) sebelum balok. Keempat, Kinerja komponen struktur tidak dalam keadaan aman karena max > t dan skema distribusi sendi plastis tidak memperlihatkan komponen struktur yang melewati kinerja IO.