Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Melestarikan Batik Ikat Celup di Desa Ngabeyan Kecamatan Karanganom Sheli Putri Deswanti; Putri Devi Septiani; Fahrudin Hanafi; Supriyadi Supriyadi
Jurnal Bina Desa Vol 5, No 2 (2023) : Juni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jbd.v5i2.46636

Abstract

Batik Celup Ikat adalah bagian dari teknik pembuatan batik. Teknik ikat celup ini paling mudah diterapkan dan dikembangkan, meskipun tekniknya mudah dan bisa dikembangkan, namun tidak banyak orang atau seniman batik yang melakukan dan mengetahuinya. Program ini bertujuan untuk melestarikan Kembali batik celup dan kegiatan tersebut bertujuan untuk menambah pengetahuan ibu-ibu PKK Desa Ngabeyan cara membuat batik menggunakan teknik ikat celup. Dari kegiatan tersebut diharapkan kegiatan ibu-ibu PKK tidak hanya diisi dengan kegiatan arisan, tetapi bisa diisi dengan kegiatan pemberdayaan Masyarakat berupa keterampilan bagi PKK. Metode kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan praktik. Kegiatan berjalan dengan baik sesuai dengan program yang telah ditetapkan oleh para siswa. Peserta sangat antusias mengikuti acara dari awal sampai akhir, tidak ada satupun yang meninggalkan kegiatan di tengah jalan. Hal ini menunjukkan bahwa para peserta sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN UNNES Giat 5 di desa Ngabeyan. 
Uji Ketelitian Data GNSS dengan Metode NTRIP terhadap Variasi Multipath di Lingkungan Universitas Negeri Semarang Fajar Dian Mukti; Fahrudin Hanafi
Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Vol 19, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jg.v19i2.39094

Abstract

Pengukuran menggunakan GNSS sudah mulai dikembangkan di Indonesia. Multipath berpengaruh kepada hasil data yang dihasilkan dari pantulan sinyal dari satelit ke antena GNSS akan terganggu akibat adanya variasi multipath. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui kualitas data horizontal GNSS dengan kondisi multipath dikawasan UNNES. (2) Mengetahui tingkat ketelitian pengukuran GNSS metode NTRIP terhadap pengukuran terestris metode poligon terbuka terkoreksi sempurna dengan total station. Populasi keadaan variasi multipath meliputi bangunan dan vegetasi di lingkungan kampus UNNES. Sampel yang akan digunakan 37 titik (STA) Control Point dan 2 Benchmark. Pada hasil penelitian diketahui (1) Kualitas data dengan status fixed dapat diperoleh jika masking area yang digunakan 0º - 10º dengan variasi multipath rerata 47,91% untuk vegetasi, 25% untuk bangunan, dan 27,08% area terbuka. Dan data berstatus float dengan variasi multipath rerata 37,80% untuk vegetasi, 37,80% untuk bangunan, dan 24,40% area terbuka. (2) Ketelitian yang dihasilkan yaitu cukup bagus untuk metode fixed dan float, Regresi linier yang dihasilkan status autonomous membuat persebaran data koordinat X menjadi tidak normal dan koordinat Y menyebar normal. Saran dari penelitian ini adalah untuk mengontrol kualitas data dari hasil pengukuran GNSS metode NTRIP dapat dikombinasikan dengan hasil dari pengukuran Total Station metode poligon tertutup.  Dan penelitian selanjutnya dapat menggunakan kombinasi antara jaring kontrol horizontal dan jaring kontrol vertikal untuk mengetahui ketinggian dan kontur yang lebih akurat.Measurement using GNSS has begun to be developed in Indonesia. Multipath affects the results of data generated from the reflection of signals from satellites to GNSS antennas will be disturbed due to multipath variations. This study aims to (1) Determine the quality of GNSS horizontal data with multipath conditions in the UNNES area. (2) Knowing the level of accuracy of the NTRIP method GNSS measurement against the terrestrial measurement of the open polygon method is perfectly corrected by the total station. The population of multipath variations includes buildings and vegetation in the UNNES campus environment. The sample to be used is 37 (STA) Control Point and 2 Benchmarks. In the results of the study, it is known that (1) The quality of data with fixed status can be obtained if the masking area used is 0º - 10º with an average multipath variation of 47.91% for vegetation, 25% for buildings, and 27.08% for open areas. And the data is float status with an average multipath variation of 37.80% for vegetation, 37.80% for buildings, and 24.40% for open areas. (2) The resulting precision is good enough for fixed and float methods, The linear regression generated by the autonomous state makes the distribution of X coordinate data abnormal and the Y coordinate spreads normally. Suggestions regarding of the results from this study is to control the data quality of the GNSS measurement results of the NTRIP method can be combined with the results of the Total Station measurement of the closed polygon method.  And subsequent research can use the combination of horizontal control net and vertical control net to find out the height and contour more accurately.
Pemanfaatan Wahana Unmanned Aerial Vehicle (UAV) dan GPS (Global Positioning System) untuk Analisis Tingkat Kerugian Material Penduduk pada Daerah Rawan Tanah Longsor Win Rivai; Fahrudin Hanafi
Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Vol 18, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jg.v18i2.30763

Abstract

Perumahan Trangkil Baru dan Trangkil Sejahtera merupakan suatu kawasan perumahan di wilayah Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang yang memiliki risiko bencana longsor. Tanah longsor menyebabkan banyak kerugian material bagi penduduk yang bertempat tinggal pada wilayah terdampak, sehingga dikahawatirkan peristiwa yang sama akan terjadi pada tahun-tahun yang akan datang oleh sebab itu diperlukan adanya analisis tingkat kerugian material penduduk akibat tanah longsor. Penelitian ini menggunakan wahana UAV dan GPS sebagai media pengumpulan data geospasial, kemudian dilakukan uji akurasi geometri, planimetrik dan atribut. Sedangkan tingkat kerugian material penduduk dihitung berdasarkan metode ECLAC, kerugian aset tetap dan opportunity cost. Tingkat akurasi yang diperoleh adalah sebesar 3,60 meter untuk nilai akurasi vertikal dan nilai akurasi horizontal adalah 1,33 meter. Tingkat kepercayaan yang didapat untuk akurasi atribut adalah 90% dan nilai akurasi planimetrik untuk luas adalah -8,3973 sedangkan untuk nilai akurasi jarak adalah 0,3819. Nilai kerugian untuk aset tetap pada tingkat kerusakan atau kehilangan 70% adalah senilai Rp147.875.000,00. Pendapatan yang hilang penduduk paling tinggi adalah yang bermata pencaharian sebagai pegawai swasta, dan kerugian infrastruktur yang paling tinggi adalah jenis rumah tinggal permanen.
DAMPAK DEFORESTASI TERHADAP LUASAN RESAPAN AIR DI KECAMATAN BENGKONG, KOTA BATAM Chaterina Jassira Syaputri; Dewi Liesnoor Setyowati; Fahrudin Hanafi
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v14i1.101869

Abstract

Bengkong District, Batam City has experienced significant land cover changes from semi-forest areas to dense settlements. Rapid urbanization has led to high fragmentation of forest cover, reducing the area of natural infiltration and increasing surface runoff. This phenomenon raises concerns about the decrease in water storage potential that is crucial for community needs. This study aims to understand the impact of deforestation on the area of water infiltration in the region. The methods used include field surveys, questionnaires, documentation, and spatial analysis. Analysis was conducted through supervised classification and overlay techniques of land cover maps from 2013, 2018, and 2023 to identify changes in land use and the extent of deforestation. The results indicate that over a decade, 178.02 hectares or 82.84% of the forest has been converted, primarily into built-up land (148.71 ha) and open land (29.31 ha). The majority of conversion occurs in areas with high infiltration capacity. As a result, runoff increases by 54.90 mm (59.58%) and the potential water storage decreases by up to 55.19 mm (50.7%).
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN MULTIMEDIA BAGI GURU DI PONDOK PESANTREN DARUL QURO’ DALAM TRANSISI SMA KE SMK Fahrudin Hanafi; Reyhan Hanif; Ghanis Putra Widhanarto; Edi Subkhan
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol. 13 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/0rpkk026

Abstract

Kegiatan Workshop pelatihan media pembelajaran berbasis visual menggunakan Canva dan Capcut dilakukan di Pondok Pesantren Darul Quro’ untuk mendukung transisi dari kurikulum SMA ke SMK berbasis multimedia. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dibidang multimedia berupa desain grafis dan video editing dan sesuai kebutuhan era digital. Metode yang digunakan mencakup ceramah, praktik, serta diskusi dengan pendekatan pre-experimental design (one group pretest-posttest). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,909 untuk Canva dan 0,733 untuk Capcut, keduanya masuk kategori tinggi. Hal ini membuktikan bahwa pelatihan mampu meningkatkan kualitas pengajaran dan kesiapan guru menghadapi perkembangan teknologi pendidikan. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mengoptimalkan kurikulum berbasis multimedia di pesantren, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di era digital.
UPAYA PENINGKATAN BRANDING UMKM KAYA RASA BU MINAR MELALUI PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING Adinda Cahya Fadillah; Fatin Khoirunnisa; Shendy Heryana; Fahrudin Hanafi; Sriyana Sriyana
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 5 (2026): September
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i5.12392

Abstract

UMKM memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian, namun masih banyak pelaku usaha yang belum memanfaatkan digital marketing secara optimal untuk memperkuat branding dan memperluas pemasaran. Kondisi tersebut dialami oleh UMKM Kaya Rasa Bu Minar yang masih mengandalkan pemasaran konvensional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan branding UMKM melalui pemanfaatan digital marketing. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang meliputi tahap observasi, identifikasi masalah, implementasi program, serta monitoring dan evaluasi. Program yang dilaksanakan meliputi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), QRIS, akun Instagram dan TikTok, toko Shopee, banner promosi, serta pembaruan katalog menu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa UMKM telah memiliki identitas digital yang lebih baik, media promosi yang lebih menarik, sistem pembayaran digital, serta saluran pemasaran berbasis marketplace. Program ini diharapkan mampu meningkatkan brand awareness, memperluas jangkauan pasar, dan memperkuat daya saing UMKM di era digital.
Edukasi “Bencana Longsor” Di Desa Banyukuning Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang Heri Tjahjono; Fahrudin Hanafi; Aprillia Findayani
Peduli: Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 1 No. 1 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara historis kejadian tanah longsor di Kabupaten Semarang mempunyai frekuensi yang tinggi. Pada tahun 2013 terjadi 44 kali, dan pada tahun 2014 terjadi 123 kali. Kenaikan kejadian longsor selalu diikuti dengan meningkatnya kerugian baik berupa korban jiwa maupun harta benda. Bencana longsor telah terjadi beberapa kali di Desa Banyukuning. Dalam rentang waktu tahun 2012 sampai dengan 2017 telah terjadi bencana longsor 9 kali. Pada tahun 2018 sampai dengan 2021 terjadi bencana longsor 6 kali. Pengabdian masyarakat ini akan dilaksanakan di Desa Banyukuning Kecamatan Bandungan. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti tahun 2023 menunjukkan bahwa Desa Banyukuning 102,72 Ha wilayahnya termasuk memiliki tingkat bahaya longsor tinggi, 485,84 Ha memiliki tingkat bahaya sedang, dan hanya 283,21 Ha dari wilayahnya memiliki tingkat bahaya longsor rendah. Analisis situasi menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang bencana longsor masih rendah. Begitu juga kapasitas masyarakat juga masih rendah. Edukasi “bencana longsor” belum pernah diadakan. Padahal hal ini sangat penting guna meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko bencana longsor. Berkaitan dengan permasalahan tersebut maka dipandang perlu untuk dilaksanakan pengabdian masyarakat. Tujuan pengabdian ini adalah (1) Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bencana longsor, (2) meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana longsor, dan (3) Memberi keterampilan tentang cara mengurangi risiko bencana longsor. Solusi yang ditawarkan adalah melalui Ceramah tentang Pengetahuan bencana longsor dan risiko bencana longsor, Latihan “Simulasi Bencana Longsor” guna meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko bencana, dan mengadakan FGD (Focus Group Discussion). Metode dan pendekatan yang digunakan berupa pendekatan partisipatif, pendekatan kegiatan berbasis masyarakat (dari masyarakat-oleh masyarakat-untuk masyarakat), dan pendekatan komprehensif. Kegiatan yang dilaksanakan mencakup beberapa tahap, yaitu tahap sosialisasi tentang bencana longsor, tahap pelaksanakan kegiatan FGD dan simulasi bencana longsor. Dengan kegiatan itu diharapkan warga masyarakat akan dapat melakukan mitigasi bencana longsor guna mengurangi kerugian akibat bencana longsor.