Priska G. Nahak
Politeknik Negeri Kupang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Spasial Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu Menggunakan Sistem Informasi Geografis Amandus Jong Tallo; Priska G. Nahak
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.11900

Abstract

Masalah pembagunan saat ini adalah pelaksanaan pekerjaan tanpa berbasis spasial, dikarenakan minimnya kemampuan peta dalam setiap dokumen perencanaan. Mahakam Ulu sebagai wilayah disekitar Ibukota Negara, perlu memiliki kemampuan sumberdaya manusia dalam memetakan semua kenampakan spasial berbasis peta.Tujuan dari kegiatan ini adalah melatih pegawain pemerintahan Mahakam Ulu dalam mevizualisasikan data kedalam peta.Metode dalam kegiatan ini adalah lokalatih dengan software Arc GIS 10.3, dengan 12 Peserta dari Bappelitbangda dan Dinas PUPR Kabupaten Mahakam Ulu sejak 4-6 Mei 2023.Berdasarkan hasil pengkukuran pre dan post test sebanyak 90 % Peserta mampu mengoperasikan dan memvizualisasikan data kedalam peta. Peserta mampu melakukan digitasi, editing, overlay sederhana hingga membuat layout peta.Kemampuan pemetaan adalah hal mutlak yang dimiliki oleh pegawai dilingkungan Pemerintahan, menampilkan data dalam bentuk peta, akan memudahkan dalam proses perencanaan, implementasi dan evaluasi pembangunan daerah.
Peningkatan Kemampuan Spasial Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu Menggunakan Sistem Informasi Geografis Amandus Jong Tallo; Priska G. Nahak
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.11900

Abstract

Masalah pembagunan saat ini adalah pelaksanaan pekerjaan tanpa berbasis spasial, dikarenakan minimnya kemampuan peta dalam setiap dokumen perencanaan. Mahakam Ulu sebagai wilayah disekitar Ibukota Negara, perlu memiliki kemampuan sumberdaya manusia dalam memetakan semua kenampakan spasial berbasis peta.Tujuan dari kegiatan ini adalah melatih pegawain pemerintahan Mahakam Ulu dalam mevizualisasikan data kedalam peta.Metode dalam kegiatan ini adalah lokalatih dengan software Arc GIS 10.3, dengan 12 Peserta dari Bappelitbangda dan Dinas PUPR Kabupaten Mahakam Ulu sejak 4-6 Mei 2023.Berdasarkan hasil pengkukuran pre dan post test sebanyak 90 % Peserta mampu mengoperasikan dan memvizualisasikan data kedalam peta. Peserta mampu melakukan digitasi, editing, overlay sederhana hingga membuat layout peta.Kemampuan pemetaan adalah hal mutlak yang dimiliki oleh pegawai dilingkungan Pemerintahan, menampilkan data dalam bentuk peta, akan memudahkan dalam proses perencanaan, implementasi dan evaluasi pembangunan daerah.
Studi Eksperimental Pengaruh Variasi Metode Perawatan Terhadap Mutu Beton Normal Menggunakan Agregat Quarry Benanain: Experimental Study On The Effect Of Curing Method Variations On The Quality Of Normal Concrete Using Benanain Quarry Aggregate Deasi D. A. A. Daud; Priska G. Nahak; Anastasia H. Muda; Anie A. Tuati
Media Ilmiah Teknik Sipil Vol. 14 No. 3 (2026): Media Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Variations in curing methods can affect the level of cement hydration, which directly influences the compressive strength of concrete as the main parameter of concrete quality. Therefore, it is necessary to investigate the most effective curing method to improve the quality of normal concrete. This study aims to analyze the effect of curing method variations on the compressive strength of normal concrete using aggregates from the Benanain Quarry. The method used is a laboratory experiment with concrete mix design based on SNI 03-2834-2000. Cylindrical specimens were cured using three methods: water immersion, outdoor curing with water spraying, and curing using wet burlap covering for 28 days. Compressive strength testing was conducted at the age of 28 days for each curing method. The results show that the immersion method produced the highest compressive strength of 22.56 MPa, followed by the burlap method at 20.95 MPa, and the outdoor curing method at 18.17 MPa. These results indicate that variations in curing methods significantly affect the quality of normal concrete. Therefore, the analysis shows that water immersion is the most effective method in improving concrete compressive strength.