Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KEMAMPUAN APARATUR DESA DALAM MENGGUNAKAN TEKNOLOGI BERBASIS DIGITAL Fathan Farid As Sya'ban; Achmad Fachrezi; Dewi Noor Azijah
MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 8, No 2 (2023): MITZAL, Volume 8, Nomor 2, November 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/mitzal.v8i2.4078

Abstract

Kemampuan aparatur desa merupakan modal yang harus dimiliki untuk menjalankan pemerintahan desa yang baik. Di era digitalisasi, pemerintah harus melihat peluang yang dapat mengefektifkan pekerjaan dari aparatur yang berkecimpung dalam sektor publik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sudah sejauh mana kemampuan aparatur desa Puseurjaya dalam menggunakan TIK. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara dengan narasumber selaku Sekretaris Desa. Pada penelitian kali ini menggunakan perspektif teori dari Robbins (2008:57) tentang faktor pada kemampuan secara internal dan eksternal. Dari hasil analisis diketahui bahwa aparatur desa Puseurjaya sudah dapat menggunakan teknologi dengan baik hal ini dibuktikan dengan pelayanan publik yang sudah mulai menggunakan teknologi digital. Meskipun dalam pelaksanaannya belum mampu memanfaatkan teknologi digial secara maksimal. Karena masih terdapat beberapa tantangan dalam pelaksanaan sehari-harinya.
Analisis Manajemen Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bekasi Dalam Pelaksanaan Penanggulangan Bencana Banjir Achmad Fachrezi; Indra Aditya; Evi Priyanti
T JDP (JURNAL DINAMIKA PEMERINTAHAN) Vol 9 No 01 (2026): Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jdp.v9i01.6843

Abstract

Management Agency (BPBD) of Bekasi City in flood disaster mitigation. Bekasi City, which is frequently affected by floods due to high rainfall, poor drainage, and massive development, requires an effective mitigation strategy. This research uses a descriptive qualitative approach to examine the comprehensive implementation of disaster management, from the pre- disaster, during-disaster, and post-disaster phases. Data collection was conducted through interviews, observation, and documentation. The results show that in the pre-disaster phase, the Bekasi City BPBD carries out various preparedness efforts such as forming Disaster- Resilient Villages, providing rubber boats, and conducting socialization to the community. Early warnings are given through direct observation and the dissemination of information using loudspeakers or WhatsApp groups. In the emergency response phase, BPBD conducts evacuations with rubber boats and provides logistical assistance. However, challenges exist, such as a lack of emergency aid and some residents' refusal to evacuate. In the post-disaster phase, BPBD collaborates with other agencies to clean up mud, collect data on losses, and provide psychosocial support and trauma healing services to victims. The study concludes that despite the efforts, disaster management still faces challenges that need to be improved to create a more disaster-resilient Bekasi.