Fakhrur Rozi
Fakultas Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RESPON MAHASISWA PRODI ILMU KOMUNIKASI STAMBUK 2017 FIS UIN SU TERHADAP IKLAN ONLINE PORNOGRAFI DI FACEBOOK Alamsyah Ramadhan Bangun; Muhammad Al Fikri; Fakhrur Rozi
JISOS: JURNAL ILMU SOSIAL Vol. 2 No. 6: Juli 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Respon Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Stambuk 2017 FIS UIN SU Terhadap Iklan Online Pornografi di Facebook. Adapaun tujuan dalam penelitian ini adalah bagaimana respon mahasiswa prodi ilmu komunikasi stambuk 2017 FIS UIN SU mengenai iklan pornografi di Facebook. Sejumlah teori yang akan digunakan dalam penelitian ini antara lain: respon, komunikasi, teknologi komunikasi, new media, iklan online pornografi, dan SOR (stimulus, organism, response). Objek yang diteliti adalah Mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2017 UIN Sumatera Utara. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa iklan online pornografi mendapat respon penolakan (negatif) dari kalangan Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Stambuk 2017 FIS UIN SU
PERSEPSI MASYARAKAT KECAMATAN HAMPARAN PERAK PADA KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM AKTIVITAS JAMAAH TABLIGH Purnama Giri; Fakhrur Rozi
JISOS: JURNAL ILMU SOSIAL Vol. 2 No. 9: Oktober 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat Kecamatan Hamparan Perak terhadap Jamaah Tabligh. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori self disclousure. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Adapun hasil penelitian ini adalah bahwa persepsi masyarakat Kecamatan Hamparan Perak terhadap Jamaah Tabligh terbagi menjadi dua, yaitu positif dan negatif. Masyarakat mendukung dan memiliki pandangan yang baik dan positif dikarenakan kedatangan Jamaah Tabligh sangat membantu pihak masjid ataupun musholla dalam memakmurkan kegiatan-kegiatan keagamaan mulai dari sholat, mengaji, dan mengajak warga sekitar untuk memperdalam ilmu agama. Sedangkan persepsi negative yaitu beberapa masyarakat ada yang memiliki pandangan yang negatif terhadap Jamaah Tabigh, ini dibuktikan dengan adanya masjid yang tidak menerima keberadaan Jamaah Tabligh yaitu Masjid Nursa Adah. Pihak pengurus Masjid Nursa Adah yaitu BKM tidak menerima jika ada Jamaah Tabligh yang ingin menetap di masjid tersebut, ini dikarenakan pihak BKM memiliki ke khawatiran terhadap aliran atau pemahaman yang dibawa oleh Jamaah Tabligh itu sendiri, alasan lain yaitu kurangnya kebersihan ketika Jamaah Tabligh menetap di masjid terutama urusan dalam menjemur pakaian