Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Media Sosial Instagram Terhadap Perilaku Konsumtif Pada Komunitas Fandom Boygroup NCT (Neo Culture Technology) Kota Pekanbaru Dea Ananda; Resdati
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2607

Abstract

Media sosial instagram mempengaruhi penggemar dalam berperilaku konsumtif. Penggemar NCT menggunakan media sosial instagram sebagai wadah untuk berbagi informasi, berinteraksi, membentuk komunitas dan melakukan pembelian merchandise. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor media sosial instagram terhadap perilaku konsumtif pada komunitas fandom NCTzen, dan mengetahui dampak media sosial instagram terhadap bentuk perilaku konsumtif pada komunitas fandom NCTzen kota pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis kuantatif dengan pendekatan teori perilaku konsumtif dari Jean Baudrillard. Penelitian ini menggunakan populasi dan sampel, pengambilan sampel menggunakan total sampling berjumlah 70 responden. Data primer dan sekunder digunakan sebagai sumber data. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan media sosial instagram berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif pada komunitas fandom NCTzen Kota Pekanbaru. Adapun faktor– faktor yang mempengaruhi perilaku konsumtif NCTzen dalam media sosial instagram yang terdiri dari mengakses instagram, pengaruh iklan, fitur instagram dan dampak media sosial instagram terhadap bentuk perilaku konsumtif terdiri dari pembelian merchandise secara implusif dan pembelian tidak rasional. Terbukti dengan nilai t hitung > t tabel yaitu sebesar 5,266 > 1,995 dan nilai sig sebesar 0,000 < 0,05. Maka disimpulkan H1 diterima. Penelitian ini variabel bebas dapat menjelaskan variabel terkait dengan nilai koefisien korelasi r = 0,538 yang menunjukkan bahwa 53.8 % variabilitas dalam variabel dependen dapat dijelaskan oleh variabel independen yang mana dalam penelitian ini variabel dependen adalah perilaku konsumtif dan variabel independen adalah media sosial Instagram
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kegiatan Olahraga, Pemeriksaan Kesehatan Lansia, Dan Pemanfaatan Limbah Kulit Pinang Menjadi Biobriket Di Desa Seberang Tembilahan Nazwa Azura Yasmin; Irsan Taufik Ali; Nawa Afifah; Adelia Putri; Dea Ananda; Izhar Ibnu Fahmi; Oktavia Rahmadhani; Muhammad Genadi; Triana Suci Amanda; Tasya Nofa; Arie Styawan
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 3 (2026): September: Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i3.1073

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Seberang Tembilahan, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau dilaksanakan sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Berdasarkan hasil observasi lapangan, teridentifikasi tiga permasalahan utama, yaitu rendahnya aktivitas sosial antarwarga, minimnya kesadaran kesehatan pada kelompok lanjut usia, serta belum optimalnya pemanfaatan limbah kulit pinang hasil perkebunan masyarakat. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan participatory action research dengan tiga program utama, yaitu turnamen bola voli antarkampung, pemeriksaan kesehatan lansia melalui posyandu, dan pelatihan pengolahan limbah kulit pinang menjadi biobriket. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa turnamen bola voli berhasil meningkatkan interaksi dan kebersamaan antarwarga, kegiatan posyandu lansia meningkatkan akses dan kesadaran masyarakat lanjut usia terhadap layanan kesehatan, serta pelatihan biobriket memberikan pengetahuan dan keterampilan baru kepada masyarakat dalam mengolah limbah perkebunan menjadi produk bernilai ekonomi. Ketiga program tersebut saling melengkapi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dari aspek sosial, kesehatan, dan lingkungan, sehingga diperlukan pendampingan berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.