Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Bahasa Walikan Jogja: Analisis fungsi dan eksistensi Yanuar Bagas Arwansyah; Tomi Wahyu Septarianto; Goutam Majhi
CARAKA Vol 9 No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v9i2.14621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi dan eksistensi Bahasa Walikan Jogja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus. Sumber data penelitian ini diperoleh melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fungsi bahasa walikan sebagai alat komunikasi dan identitas masyarakat Yogyakarta ditunjukkan dengan digunakannya bahasa walikan sebagai alat pengecoh mata-mata penjajah pada era pra-kemerdekaan. Fungsi lain dari bahasa walikan adalah sebagai alat untuk komunikasi antarindividu yang hidup di jalanan seperti preman, pengamen, pedagang asongan, dan sebagainya pada tahun 80-an untuk menghindari kejaran pihak berwajib.   Walikan Jogja Language: Function and existence analysis   Abstract: This study aims to describe the function and existence of Bahasa Walikan Jogja. The method used in this study uses a qualitative approach with a case study strategy. The source of this research data was obtained through observation and interviews. The results of this study show that the function of the Walikan language as a  means of communication and identity of the people of Yogyakarta is shown by the use of the Walikan language as a tool to deceive colonial spies in the pre-independence era. Another function of the Walikan language is as a tool for communication between individuals living on the streets, such as thugs, buskers, hawkers, and so on, in the 80s to avoid being chased by the authorities.
Penanaman Nilai Akhlak Terpuji Pada Siswa SD Meneladani Perilaku Sultan Hadirin Lisa Nur Hanifah; Ika Ari Pratiwi; Tomi Wahyu Septarianto
Jurnal Prasasti Ilmu Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Prasasti Ilmu
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpi.v2i2.7426

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi nilai akhlak terpuji pada perilaku Sultan Hadirin di Desa Loram Kulon dan menganalisa cara mengimplementasikan terhadap nilai akhlak terpuji dari cerminan perilaku Sultan Hadirin pada siswa SD di Desa Loram Kulon. Pendekatan dalam penelitian ini diambil dari hasil foklor secara lisan mengarah terhadap penelitian kualitatif pendekatan naratif. Berdasarkan temuan hasil penelitian yang sudah dilakukan bahwa mengenai penanaman nilai akhlak terpuji terhadap siswa di SDN 1 Loram Kulon, Kudus. Siswa sudah melakukan implementasi setiap hari dari kegiatan bersedekah dan menghargai perbedaan yang dilakukan oleh Sultan Hadirin pada zaman dahulu. Kegiatan implementasi yang dilakukan siswa setiap hari di lingkungan sekolah yaitu melakukan kegiatan infaq setiap hari kamis, musyawarah, dan belajar kelompok.
Mapping thematic patterns in Indonesian novels through concept mining and computational linguistics Kun Andyan Anindita; Susan Hockey; Tomi Wahyu Septarianto
Lingua Technica: Journal of Digital Literary Studies Vol. 2 No. 1 (2026): Literature and computation: mapping, modeling, and mediation
Publisher : Asosiasi Relawan dan Pengelola Jurnal LPTNU (ARJUNU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64595/lingtech.v2i1.128

Abstract

Background: The expansion of Indonesian novels across historical periods has produced complex and overlapping thematic formations that remain difficult to map systematically using conventional close-reading approaches. Objective: This study aims to identify dominant themes, trace their temporal shifts, and examine conceptual overlap among Indonesian novels through a computational framework. Method: Employing a digital humanities approach, the study analyzes a corpus of 30 Indonesian novels (1920-2022) using concept mining, CF-IDF weighting, semantic similarity measurement, and network analysis. Results: The findings reveal dominant thematic clusters centered on social inequality, nationalism, gender, religion, and modernization; clear temporal shifts in thematic emphasis across literary periods; and dense conceptual overlap, with social inequality functioning as a central thematic hub. Theme–theme projection and betweenness centrality analysis further demonstrate that thematic meaning emerges through relational structures rather than isolated categories. Implication: These results strengthen empirical literary analysis by integrating computational rigor with interpretive criticism. Novelty: This study introduces a replicable, network-based thematic mapping model for Indonesian novels, advancing computational literary studies in the Indonesian context.