Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Umum Bahan Praktikum Tulang Ikan Parang-Parang (Chirocentrus Dorab) Sebagai Snack Kerupuk Berdasarkan Sifat Fisik Dan Organoleptik: Alternatif Snack Pencegah Stunting Ambar Wicaksono; Eri Virmando; Retno Febrianti
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.18646

Abstract

Industrial processing of fish products leaves behind 35% of waste, including fish bone waste (Irawan in Ramdany et al., 1995). Fish bones can be made into flour with rich mineral content, especially calciuum. The fish bone flour can be used to make snacks that are commonly consumed by the consumers. One of the processed products that can be made from fish bone meal is crackers. The aim of this research was to determine the physical and organoleptic properties; as well as the proximate and calcium content of crackers made from Parang-parang (Chirocentrus dorab) fish bones. The research method used an experimental design. This research was carried out from March 2023 to November 2023. The proximate content test in fish bone crackers was carried out in the laboratory and the analysis was carried out using the T test at ?=0.05. The test results on the physical and organoleptic properties of Parang-parang fish bone crackers as a whole, the panel gave Formula-1 a favourable score with an average score of 3.8, while formulas 2 and 3 were depicted as normal with an average score of 3.06 and 3.22. The proximate and calcium test results for Formula-3 were higher than Formulas-1 and Formula-2.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN PRODUK MAKANAN TINGGI PROTEIN (SOSIS TEMPE IKAN BILIS) DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Sutyawan Sutyawan; Ade Devriany; Retno Febrianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 9 No. 1 (2026): APRIL: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/bumir.v9i1.10064

Abstract

Asupan protein pada ibu menyusui sangat penting dalam menentukan kualitas ASI yang nantinya akan dikonsumsi bayi dalam upaya pencegahan stunting. Sosis tempe ikan bilis merupakan salah satu cemilan yang dikembangkan untuk menambah asupan protein pada ibu menyusui. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dalam pembuatan produk sosis tempe ikan bilis pada ibu menyusui di Desa Tanjung Gunung dalam upaya pencegahan stunting. Kegiatan pengabdian ini terdiri dari dua tahap yaitu penyampaian materi dan demo masak yang melibatkan 50 orang yang terdiri dari ibu hamil dan ibu menyusui. Kegiatan penyampaian materi menerapkan metode ceramah dan tanya jawab menggunakan indikator skor pre dan post test. Sementara kegiatan demo masak menerapkan metode praktik langsung menggunakan indikator tingkat kesukaan produk dan persentase peserta yang bisa membuat produk. Hasil pengabdian berupa adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan dari skor pre test dan post test (p-value<0.05). Tingkat kesukaan produk sosis hasil praktik memiliki skor rata-rata dari 3.5 hingga 3.7. Setelah dilakukan pendampingan, keterampilan peserta dalam mengolah produk masuk dalam kategori baik dengan skor rata-rata lebih dari tiga. Adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan tingkat kesukaan produk sosis diharapkan masyarakat dapat membuat secara mandiri di rumah sebagai camilan untuk dikonsumsi khususnya pada ibu menyusui.Kata Kunci: ikan bilis, pangan lokal, sosis, stunting, tempe.