Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : JURNAL PRODUKTIVITAS

ASPEK PAJAK ATAS PENGHASILAN DOSEN Dedi Haryadi; Lianto Lianto
Jurnal Produktivitas: Jurnal Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Pontianak Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Produktivitas: Jurnal Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Pontiana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jpr.v10i1.5499

Abstract

Salah satu tujuan pembangunan yang ingin dicapai Indonesia adalah peningkatan sumber daya manusia. Dalam peningkatan sumber daya manusia Indonesia peran dosen sangatlah penting. Sama seperti wajib pajak lainnya, dosen juga merupakan wajib pajak yang dikenai kewajiban untuk memenuhi kewajiban perpajakan sesuai ketentuan yang berlaku. Penghasilan dosen terbagi menjadi tiga yakni gaji tetap (sebagai pegawai tetap), tunjangan sertifikasi dosen (jika sudah tersertifikasi) dan honorarium (sebagai dosen honor di kampus lain atau sebagai pemateri dalam suatu kegiatan).Hasil kajian menunjukkan penghasilan seorang dosen dapat dikenakan PPh yang tidak final dan PPh yang sifatnya final. PPh tidak final berasal dari gaji tetap dan honor sedangkan PPh yang final berasal dari tunjangan sertifikasi dosen. Khusus tunjangan sertifikasi dosen ada hal yang perlu diperhatikan terutama tunjangan serdos bagi dosen golongan III dan golongan IV dimana dosen golongan III menerima take home pay yang lebih besar dari dosen golongan IV dikarenakan kenaikan tunjangan serdos tidak sebanding dengan kenaikan tarif PPh nya. Penulis berharap seorang dosen mampu memahami dan memenuhi kewajiban perpajakannya sebagai wajib pajak yang baik dan memberikan teladan terutama bagi peserta didik. Selanjutnya penulis juga ingin menyarankan pemerintah perlu menyesuaikan tunjanan serdos golongan IV sehingga take home pay nya setidaknya sama dengan golongan III, hal ini dikarenakan jangan menjadikan demotivasi bagi dosen untuk naik jabatan fungsional apalagi Indonesia juga masih kekurangan guru besar.