Annisa Nurusyahidah
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Borama (Box Rantai Makanan) Berbasis Kontekstual Pada Pelajaran IPA Kelas 5 di SDN Duren Jaya I Annisa Nurusyahidah; Zulfadewina Zulfadewina
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i10.13332

Abstract

Suksesnya pembelajaran salah satu kuncinya adalah mudahnya peserta didik dalam memahami pelajaran. Untuk mendukung hal ini tentunya memerlukan perangkat pembelajaran yang menarik seperti media pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan media pembelajaran berupa BORAMA (Box Rantai Makanan) yang dapat digunakan sebagai pilihan media pembelajaran yang variatif pada pelajaran IPA di Sekolah Dasar. Dengan adanya media pembelajaran BORAMA (Box Rantai Makanan) ini membuat peserta didik dapat lebih aktif dan tertarik dalam mengikuti proses pembelajaran di dalam kelas. Pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Research & Development (R&D) dengan model 4D (Four-D Model) yang dikembangkan oleh Thiagarajan. Tahapan ini terdiri dari Pendefinisian (Define), Tahap Perencanaan (Design), Tahap Pengembangan (Develop), dan Tahap Uji Coba (Disseminate). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara dan angket dengan skala Likert untuk respon. Hasil validasi ahli materi berdasarkan hasil persentase dari aspek materi, kebahasaan, dan aspek pembelajaran diperoleh rata-rata persentase sebesar 92,5% dengan kriteria “Sangat Valid”. Validasi ahli media berdasarkan persentase aspek karakteristik dan penyajian menunjukkan bahwa rata-rata persentase sebesar 98% dengan kriteria “Sangat Valid”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai persentase rata-rata validasi ahli media sudah “Sangat Layak”. Respon yang diberikan oleh pendidik mendapatkan rata-rata persentase 100% yang dinyatakan “sangat baik” dan respon dari peserta didik mendapatkan rata-rata persentase sebesar 90,4% yang termasuk “sangat baik”. Dapat disimpulkan bahwa media BORAMA (Box Rantai Makanan) berbasis kontekstual sangat layak digunakan pada proses pembelajaran di sekolah.