Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI BIMBINGAN KELUARGA SAKINAH BAGI KETAHANAN KELUARGA DI KUA Ade Daharis
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.20040

Abstract

Keluarga merupakan unit terkecil masyarakat yang menjadi pondasi bagi pembangunan bangsa. Keluarga yang sakinah akan menjadi sumber kekuatan dan kebahagiaan bagi individu, masyarakat, dan bangsa. Oleh karena itu, penting untuk menjaga ketahanan keluarga. Bimbingan keluarga sakinah merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga ketahanan keluarga. Bimbingan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai keluarga sakinah oleh pasangan calon pengantin. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi bimbingan keluarga sakinah bagi ketahanan keluarga di KUA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi bimbingan keluarga sakinah di KUA telah berjalan secara baik dan cukup efektif. Bimbingan ini telah memberikan pemahaman dan wawasan yang mendalam kepada pasangan calon pengantin tentang keluarga sakinah. Namun, masih terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki, yaitu: 1.Peningkatan kualitas materi bimbingan; 2.Peningkatan keterampilan fasilitator; 3. Peningkatan partisipasi masyarakat. Dengan perbaikan-perbaikan tersebut, diharapkan implementasi bimbingan keluarga sakinah di KUA dapat lebih efektif dan berdampak positif bagi ketahanan keluarga.
KETAHANAN PEREMPUAN KORBAN KDRT DENGAN PENDEKATAN SOCIO-LEGAL DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM : STUDI KUALITATIF DI NAGARI TALANG Fhuja Putri Okta minal; Yusrial; Ade Daharis
USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 7 No. 3 (2026): July
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/vneve837

Abstract

The purpose of this study is to thoroughly describe the coping mechanisms used by female victims of domestic violence in Nagari Talang and to examine this phenomenon by reviewing Islamic law. The descriptive qualitative methodology in this study uses in-depth interviews and observations of victims of domestic violence in communities that uphold the values of Adat Basandi Syarak and Syarak Basandi Kitabullah. According to the results of the study, despite the imbalance of power, women in Nagari Talang demonstrate mental and spiritual resilience, which is based on the ideas of patience and responsibility for the future of their children. From an Islamic legal perspective, it was found that while the victims prioritized the ideal of ishlah (peace), their acceptance of ongoing violence contradicted the principles of Maqashid Syariah, particularly the protection of life (hifdzun nafs) and honor (hifdzun 'irdh). Islam allows women to demand their rights to security and justice through the mechanisms of nusyuz or khulu' from their husbands if the welfare of the household is no longer achieved, so this steadfastness should not be misinterpreted as acceptance of injustice. The findings of this study show that, in order to break the cycle of domestic violence without neglecting religious principles, an emancipatory religious understanding and support are needed.