Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Apakah Komisaris Independen Memiliki Peran Moderasi Dalam Hubungan Manajemen Laba Dan Nilai Perusahaan? Amrie Firmansyah; Dita Ardhya Ramadini; Rizal Nur Arif; I Gede Dupopadana
Journal of Financial and Tax Vol 3 No 2 (2023): Journal of Financial and Tax
Publisher : STIE Jambatan Bulan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52421/fintax.v3i2.415

Abstract

Shareholders commonly use earnings information to evaluate the company's operating success. Also, earnings data can be used in fundamental analysis while making investment decisions in the capital market. Earnings data, however, are not always reported under actual conditions. This research aims to look into the impact of earnings management on firm value. In addition, an independent commissioner serves as a moderating variable in this study. Purposive sampling was employed to collect 135 observations from 45 infrastructure sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange between 2019 and 2021. Multiple linear regression was used to analyze hypothesis testing for panel data. According to the findings of this study, earnings management does not affect business value. Furthermore, independent commissioners do not affect the detrimental impact of earnings management on firm value.
Perkembangan pelaporan berkelanjutan di Indonesia Dupopadana, I Gede; Arief, Muhammad Khaidir; Firmansyah, Amrie
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 6 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i6.737

Abstract

Kekhawatiran yang meningkat akibat aktivitas manusia terhadap lingkungan menyebabkan munculnya tuntutan akuntabilitas dan transparansi dalam pelaporan kinerja perusahaan. Hal tersebut memunculkan inisiasi baru untuk melaporkan aspek lingkungan dan sosial dalam pelaporan perusahaan selain informasi keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengulas perkembangan pelaporan berkelanjutan di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah scoping review dengan menggunakan data yang bersumber dari literatur terkait selama periode tahun 2018 sampai dengan tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pelaporan keberlanjutan di Indonesia telah mengalami perkembangan yang signifikan terutama dengan diterbitkannya Peraturan OJK No. 51/POJK.03/2017. Selain itu, pelaporan terintegrasi merupakan perkembangan dari laporan keberlanjutan yang menunjukkan keterkaitan antara aspek keuangan, lingkungan, sosial, dan tata kelola. Walaupun belum ada regulasi yang mengharuskan pelaporan terintegrasi di Indonesia, perusahaan telah mengambil langkah untuk menggabungkan dimensi keuangan dan non-keuangan dalam laporan tahunan mereka.