Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Potensi Pasar Aurduri Dan Perannya Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Pedagang Risa Evrilia; Putri Apria Ningsih; Kurniyati Kurniyati
Mutiara : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Vol. 1 No. 6 (2023): Desember: Mutiara : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/mutiara.v1i6.549

Abstract

Traditional markets involve many small and medium enterprises which are relatively large in number compared to the existence of modern markets whose expertise tends to be controlled by only a few people who have large capital. The purpose of this study is to determine the market potential for traders and the role of the auduri market in improving trader welfare. The type of research method used is qualitative research, using the type of field research (field research. The results of this study reveal that the potential of the auduri market towards traders is very good. This is evidenced by the results of research on 35 traders who said the auduri market has a location close to community settlements, high purchasing power of the community for the goods offered and the existence of a market structure. While the role of the market in improving the welfare of traders can be seen from the results of research that reveals traders feel helped by them selling there. From the proceeds they can meet the needs of their families, send their children to school and those who were once unemployed to have jobs. So it can be concluded that the role of the auduri market is very helpful for them in the economic welfare of their families.
PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP RETURN SAHAM SYARIAH (Studi pada Perusahaan Sub Sektor Perdagangan Eceran di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2022) Amelia Safitri; Mohammad Orinaldi; Kurniyati Kurniyati
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 2 (2024): Februari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v2i2.994

Abstract

This research aims to determine the effect of financial ratios on stock returns of retail trading companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) during the 2021-2022 period in quarters I, II, III and IV, either partially or simultaneously. The financial ratios studied are: Current Ratio (CR), Return On Assets (ROA), Price to Book Value (PBV) and Price Earning Ratio (PER). The population in this study are retail trading companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) during the 2021-2022 period in quarters I, II, III and IV. The research sample was 15 retail trading companies obtained using purposive sampling technique. The data collection technique used is documentation. Data analysis method using multiple linear regression. The results of this research show that partially the CR and PBV variables have an effect on stock returns, while ROA and PER have no effect on stock returns. Simultaneously, the variables CR, ROA, PBV and PER influence stock returns. The results of the coefficient of determination test (Adjusted R2) obtained a value of 0.489, this shows that the variables CR, ROA, PBV and PER influence stock returns in retail trading companies listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) during the 2021-2022 period in the first quarter. , II, III and IV amounted to 48.9%.
Analisis Penerapan Transaksi Ba’i Salam Antara Pedagang Dengan Petani Di Pasar Sengeti Quin Fetra; Ambok Pangiuk; Kurniyati Kurniyati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8976

Abstract

Jual beli memiliki bentuk yang bermacam-macam, biasanya dilihat dari cara pembayaran, akad, penyerahan barang dan barang yang diperjual belikan. Hukum syariah mengizinkan jenis salam karena memiliki hikmah dan manfaat yang besar, dimana kebutuhan masyarakat biasanya tidak terlepas dari kebutuhan akad, baik pembeli maupun penjual bisa mendapat keuntungan melalui kontrak salam, seperti pembeli yang menggunakan akad salam bisa mendapat jaminan untuk memperoleh barang yang sesuai dengan kebutuhan dan waktu yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan akad bai’ salam antara pedagang dan petani di Pasar Sengeti serta kendala yang dihadapi dalam praktiknya. Bai’ salam merupakan akad jual beli dengan sistem pembayaran di muka, sedangkan penyerahan barang dilakukan pada waktu yang telah disepakati. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pedagang sebagai informan kunci serta petani sebagai informan pendukung yang terlibat dalam praktik transaksi tersebut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik bai’ salam antara pedagang dan petani di Pasar Sengeti dilakukan dengan cara pedagang memberikan modal atau pembayaran terlebih dahulu kepada petani, kemudian hasil pertanian diserahkan pada waktu panen sesuai dengan kesepakatan. Namun dalam praktiknya masih terdapat beberapa kendala, seperti ketidakpastian hasil panen, perubahan harga pasar, serta kurangnya pemahaman masyarakat mengenai ketentuan akad bai’ salam dalam perspektif ekonomi syariah. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang lebih baik mengenai prinsip-prinsip akad bai’ salam agar praktik transaksi yang dilakukan dapat berjalan sesuai dengan ketentuan syariah dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
Pengaruh Pembiayaan Mudharabah dan Dana Pihak Ketiga (DPK) Terhadap Profitabilitas Bank Muamalat Periode 2017-2024 Meri Misliana; Ahmad Syahrizal; Kurniyati Kurniyati
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v5i1.8302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiayaan mudharabah dan dana pihak ketiga (DPK) terhadap profitabilitas Bank Muamalat Indonesia yang diukur menggunakan Return on Equity (ROE) selama periode 2017–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan triwulanan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. Jumlah observasi dalam penelitian ini sebanyak 32 data yang dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda dengan terlebih dahulu dilakukan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pembiayaan mudharabah tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas (ROE) Bank Muamalat Indonesia. Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas (ROE). Namun demikian, hasil uji simultan menunjukkan bahwa pembiayaan mudharabah dan dana pihak ketiga (DPK) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas (ROE) Bank Muamalat Indonesia. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan profitabilitas Bank Muamalat Indonesia lebih dipengaruhi oleh kemampuan bank dalam menghimpun dana pihak ketiga, didukung oleh pengelolaan pembiayaan mudharabah secara optimal. Oleh karena itu, optimalisasi fungsi intermediasi dan peningkatan kualitas pengelolaan pembiayaan menjadi faktor penting dalam mendukung peningkatan profitabilitas bank syariah.
Analisis Penerapan Pelaporan Keuangan Entitas Nirlaba Berdasarkan ISAK No. 35 Luthfiatul Azizah; Khairiyani Khairiyani; Kurniyati Kurniyati
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 3 No. 4 (2026): April
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v3i4.707

Abstract

Rumah Asuhan Izzati Jannah merupakan lembaga kesejahteraan sosial di Kota Jambi yang memiliki dua sumber pendapatan, yaitu donasi dan hasil usaha Izzati Jannah Shop. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi penyajian laporan keuangan Rumah Asuhan Izzati Jannah, mengevaluasi kendala yang dihadapi bendahara dalam menyusun laporan keuangan sesuai ISAK No. 35, serta memberikan solusi pendampingan dan pelatihan dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyajian laporan keuangan Rumah Asuh Izzati Jannah saat ini masih sederhana dan belum menyusun lima komponen laporan keuangan yang disyaratkan ISAK No.35. Kendala utama bersumber dari keterbatasan kompetensi akuntansi bendahara, yang berdampak pada belum terstrukturnya sistem pencatatan dan belum adanya pengklasifikasian aset neto tanpa pembatasan dan dengan pembatasan, serta pengeluaran rutin yang belum diklasifikasikan berdasarkan jenis aktivitas. Sebagai solusi, peneliti merekomendasikan pendampingan dan pelatihan secara bertahap, yang meliputi pelatihan dasar akuntansi nirlaba, pendampingan teknis penyusunan laporan dan penyediaan template laporan keuangan berbasis Microsoft Excel. Sebagai kontribusi nyata, peneliti menyusun laporan keuangan Rumah Asuhan Izzati Jannah Per 31 Desember 2025 yang terdiri dari lima komponen sesuai ISAK No. 35, dengan total aset neto sebesar Rp. 378.896.390, yang dapat dijadikan acuan konkret bagi pengurus dalam menerapkan standar pelaporan keuangan entitas nirlaba.
Analisis Pertumbuhan Transaksi Fintech Berbasis Syariah di Era Digital: Studi Kasus Koperasi BMT Al Ishlah Jambi Inka Yunisti Putri; Anzu Elvia Zahara; Kurniyati Kurniyati
Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 4 No. 2 (2026): Mei: Journal of Islamic Economics and Finance
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jureksi.v4i2.3915

Abstract

The low level of digital literacy among customers remains a major challenge, particularly for new customers who have limited understanding of using Islamic Financial Technology (Fintech) applications to support their financial transactions. This study aims to analyze the implementation of Sharia-based Fintech at BMT Al-Ishlah Cooperative in Jambi, identify the challenges faced in optimizing Sharia-based Fintech services in the digital era, and examine the strategies implemented to overcome these challenges. This study employed a qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving the head, treasurer, IT staff, and customers of BMT Al-Ishlah Jambi. Data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that Sharia-based Fintech implementation emphasizes Sharia principles, digital financial services, member literacy and participation, as well as system security and transparency. The main challenges include limited technological infrastructure, human resource competencies, dynamic regulations, customer literacy, and Sharia compliance. To address these challenges, BMT improves digital infrastructure, develops human resources, provides Islamic financial literacy education, strengthens Sharia supervisory functions, and collaborates with application developers and external IT teams. These strategies contribute to optimizing Sharia-based Fintech services effectively in the digital era.