Umiyati
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Islamic Social Reporting, Islamic Corporate Governance, Zakat Perfoming Ratio on the Reputation of Islamic Commercial Banks in Indonesia Muhibuddin; Umiyati; Riza Eko Suswanto; Dwi Irianti Haningdiyah
Akuntansi : Jurnal Akuntansi Integratif Vol. 9 No. 1 (2023): Volume 9 Nomor 1 April 2023
Publisher : Prodi Akuntansi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jai.v9i1.1206

Abstract

Islamic banking always strives to improve its reputation in the community by disclosing social responsibility (JSR) and institutional governance (ICG) as well as the distribution of Zakat funds (ZPR), but these efforts are still not optimal. The study aimed to analyze the impact of JSR, ICG and ZPR on reputation, represented by Third Party Fund (DPK) of Islamic Comercial Bank in Indonesia (BUS). The population of this study was purely BUS in Indonesia for the period 2016-2020. Samples were selected by positive sampling method with a total of 7 BUS samples. The analytical method used is panel data regression, with e-views 9.0 analysis tool. The results showed that JSR had a significant effect on reputation, while ICG and ZPR had no significant effect on reputation. It can be concluded that JSR can progress notoriety while ICG and ZPR have not been able to affect reputation, because currently many Islamic banks have not implemented ICG properly while the distribution of zakat (ZPR) has not had an impact on community economic empowerment.
Pengukuran Kinerja Keuangan Pada Bank BJB Syariah Periode 2020-2024 Umiyati; Aida Puspita; Razki Ramadhana; Rosyidah Septianingrum
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Bank BJB Syariah selama periode 2020–2024 dengan menggunakan tiga pendekatan utama, yaitu metode RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, Capital), analisis efisiensi melalui Data Envelopment Analysis (DEA), serta pengukuran stabilitas dan potensi kebangkrutan menggunakan model Altman Z-Score. Analisis ini dilakukan untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai tingkat kesehatan bank, efektivitas, dan ketahanan finansial dalam menghadapi risiko, sehingga dapat menjadi dasar evaluasi dan pengambilan keputusan manajerial. Penelitian menerapkan metode deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan dan laporan Good Corporate Governance Bank BJB Syariah. Pengolahan data dilakukan menggunakan Microsoft Excel untuk perhitungan rasio keuangan serta perangkat lunak Frontier Analyst DEA untuk mengukur tingkat efisiensi. Pendekatan ini memungkinkan analisis yang lebih komprehensif terhadap aspek risiko, tata kelola, profitabilitas, permodalan, serta kapasitas bank dalam mengelola sumber daya secara optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil risiko bank berada dalam kondisi sehat, tercermin dari tingkat Non-Performing Financing (NPF) yang terkendali dan Financing to Deposit Ratio (FDR) yang stabil selama periode pengamatan. Aspek GCG juga memperoleh peringkat 2 (sehat) secara konsisten selama lima tahun. Namun, indikator rentabilitas melalui Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE) menunjukkan kinerja kurang sehat akibat fluktuasi profitabilitas yang cukup signifikan. Sedangkan, rasio permodalan (Capital Adequacy Ratio/CAR) berada dalam kategori sangat sehat. Analisis DEA menunjukkan rata-rata efisiensi sebesar 98,22%, dan hasil Altman Z-Score menempatkan bank dalam posisi aman dari potensi kebangkrutan. Secara keseluruhan, Bank BJB Syariah dinilai sehat dan stabil, meskipun peningkatan efektivitas profitabilitas operasional masih diperlukan.
Analisis Kesehatan, Efisiensi, Stabilitas, dan Risiko Kebangkrutan Bank BCA Syariah: Pendekatan RGEC, Dea, dan Z-Score Umiyati; An Aulia; Nailah Azuhrah; Nanda Astuti
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3369

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai kesehatan, efisiensi, stabilitas, dan risiko kebangkrutan Bank BCA Syariah selama periode 2020–2024 dengan menggunakan pendekatan RGEC, Data Envelopment Analysis (DEA), dan Altman Z-Score. Data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari website Bank BCA Syariah selama kurun waktu 5 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko kredit dan likuiditas berada dalam kategori sehat, sementara kualitas tata kelola sangat baik dengan nilai PDN konsisten 0%. Indikator profitabilitas mengalami peningkatan yang sejalan dengan penurunan BOPO sebagai tanda efisiensi yang semakin baik. Metode DEA menghasilkan nilai efisiensi 100% pada seluruh periode. Namun demikian, Z-Score menunjukkan tren penurunan akibat melemahnya CAR, menempatkan bank pada kondisi financial distress hingga 2023 dan grey area pada 2024. Secara keseluruhan, BCA Syariah berada dalam kondisi sehat dan efisien, tetapi tetap perlu memperkuat permodalan untuk menjaga stabilitas jangka panjang.
Analisis Tingkat Kesehatan Bank dengan Metode RGEC, Efisiensi, Stabilitas Keuangan, dan Prediksi Kebangkrutan Pada Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) Tahun 2020-2024 Umiyati; Dinar Jauharah; Defina Thiharani; Aditya Mirza
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3394

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai Tingkat Kesehatan, efisiensi opersional, stabilitas keuangan, dan potensi kebangkrutan Bank Riau Kepri Syariah periode 2020-2024. Tingkat Kesehatan dinilai menggunakan metode RGEC melalui penilaian risiko kredit dan likuiditas (NPF dan FDR), kualitas tata Kelola (GCG), profitabilitas (ROA, ROE, BOPO, NI), serta kecukupan modal menggunakan CAR. Efisiensi opersional diukur dengan pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA) menggunakan CRS,VRS, dan efisiensi skala. Stabilitas keuangan dianalisis melalui dua metode Z-Score, sementara potensi kebankrutan dievaluasi dengan model Frover, Springate, Zmijewski, dan Altman Z-Score. Seluruh data merupakan data sekunder dari laporan keuangan dan laporan GCG, yang kemudian dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Tingkat Kesehatan bank berada pada kategori sangat sehat selama 2020-2022, tetapi menurun menjadi sehat pada 2023-2024 akibat penurunan profitabilitas, peningkatan beban operasional, dan peringkat GCG yang cenderung stagnan. Efisiensi opersional mencapai Tingkat efisien penuh pada 2020,2022, dan 2024, sementara tahun 2021 dan 2023 menunjukan inefisiensi yang disebabkan oleh ketidakseimbangan proporsi input dan output. Hasil pengukuran stabilitas melalui Z-Score menunjukan nilai yang tinggi dan konsisten, menandakan kondisi bank yang stabil serta memiliki ketahanan terhadap potensi distress. Seluruh model prediksi kebangkrutan menunjukan kondisi aman, ditandai dengan nilai Grover, Springate, Zmijewski, dan Altman yang berada jauh diatas batas risiko. Secara keseluruhan, Bank Riau Kepri Syariah memiliki ketahanan keuangan yang kuat, meskipun tetap membutuhkan peningkatan profitabilitas, efisiensi, dan tata Kelola untuk menjaga keberlanjutan kinerja