MOCHAMMAD TRI MEDIA PUTRA
UIN ISLAM INDONESIA

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDIDIKAN ETIKA HAMKA DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENDIDIKAN DI INDONESIA MOCHAMMAD TRI MEDIA PUTRA; JOKO SUSILO
Raudhah - Proud To Be Professional مجلد 7 عدد 2 (2022): Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah-DESEMBER 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Raudhatul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48094/raudhah.v7i1.486

Abstract

Belakangan ini pendidikan etika masyarakat Indonesia kerap kali mencerminkan keadaan negara yang begitu memprihatinkan. Terlihat dari sikap warga negara yang terlampau jauh dari etika yang baik. Bagi rakyat agamis, agama akan menuntun pendidikan pada jalan kebenaran. Namun tidak bagi rakyat yang tidak mementingkan peran agama dalam pendidikan. Melihat dari permasalahan tersebut, pendidikan etika begitu penting untuk dibahas, untuk mengingatkan kembali serta mengedukasi masyarakat agar lebih sadar untuk hidup beretika dalam kehidupan sosial masyarakat. Tulisan ini bertujuan untuk meneliti pemikiran Hamka. Banyak pemikirannya yang berpengaruh dalam bidang pendidikan, sastra, budaya, serta ajaran-ajaran kegamaan lainnya. Sehingga penulis bertujuan untuk meneliti bagaimana prinsip etika yang diajarkan oleh Hamka dan merelevansikan dengan kehidupan beretika di zaman sekarang, khususnya di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (Library Research). Sedangkan metode yang digunakan adalah metode deskriptif analisis. Metode ini digunakan untuk mendeskripsikan istilah-istilah etika yang digunakan Hamka, serta menganalisa bahasa yang diterapkan Hamka dalam setiap tulisannya. Dan metode ini dilakukan dengan memaparkan etika yang diajarkan oleh Hamka. Hasil penelitian ini menyimpulkan, dengan segala permasalahan pendidikan etika di zaman ini khususnya di Indonesia, Hamka mengajarkan kepada masyarakat untuk kembali kepada ajaran-ajaran agama. Bagi Hamka, pendidikan etika suatu masyarakat akan timbul dari patuhnya seorang rakyat kepada Tuhannya. Dengan agama, manusia dibimbing serta diajarkan untuk menjalankan kehidupan yang baik