Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : prosiding national conference for community service project

Pemantauan Pelaksanaan Tahapan Pemilu Tahun 2024 Bersama Bawaslu Jesslyn Angelia; Stephen Huang; Ronald Reagan Jap Bachtiar; Anita Rahman; Nancy Vanessa; Vanessa Vanessa; Johndras Arwillie; Ariendy Filrando; Shanna Khoo; Kwok Tan Riyo; Farha A. Ambarak; Vebbie Kavitan; Jesslyn Jesslyn; Sevvie Prissy Lay; Cindy Olivia; Hay Rany; Ferdynand Kee; Vernisha Lim; Lewis Tan
National Conference for Community Service Project (NaCosPro) Vol 5 No 1 (2023): The 5th National Conference for Community Service Project 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/nacospro.v5i1.8226

Abstract

Pemilihan Umum (Pemilu) adalah “sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat untuk memilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Presiden dan Wakil Presiden, dan untuk memilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.” Pemilu menjadi sarana bagi rakyat untuk memilih, menyampaikan pendapat melalui suara, dan berpartisipasi dalam menentukan masa depan negara. Kerap kali muncul permasalahan di tengah persiapan Pemilu, seperti pada data pemilih dapat ditemukan nama pemilih yang ganda, tidak dihapusnya nama orang yang sudah meninggal, dan permasalahan lainnya. Dengan adanya kesempatan yang diberikan oleh Universitas Internasional Batam dan Bawaslu, mahasiswa dapat turun langsung ke lapangan untuk membantu dengan aktif bersama pihak Bawaslu untuk meminimalkan permasalahan yang terjadi. Hal ini juga merupakan salah satu peran penting mahasiswa sebagai generasi muda pada pembangunan Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data kualitatfif, yaitu dengan melakukan observasi langsung dengan pihak yang bersangkutan menggunakan wawancara dan studi pustaka. Dikarenakan maraknya pemilihan yang tidak sejalan dengan hukum, maka penelitian ini diharapkan dapat membantu dalam memahami pemilihan umum serta ruang lingkup Bawaslu.
Meningkatkan Minat Baca Anak melalui Penguatan Pojok Literasi di Panti Asuhan Sharon Ministry Rudiani Ng; Yuddy Giovanna Priscilla; Azizatul Maliha; Stephen Huang; Oktarina Kendedes; Bryan Wijadi; Siti Nabila Huriyah Aliandra; Isaura Oktaviani Putri; Reva Christina; Jessica Joli; Victor Iestyn Ang; Nicolas Finneysim
National Conference for Community Service Project (NaCosPro) Vol. 7 No. 01 (2025): The 7th National Conference for Community Service Project 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/nacospro.v7i01.11181

Abstract

Anak-anak panti asuhan selalu menghadapi masalah yang terbatas dalam akses sumber daya literasi sehingga berdampak langsung terhadap penurunan minat baca dan keterampilan dalam berkomunikasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) telah dilaksanakan di Panti Asuhan Sharon Ministry, Batam, dengan tujuan untuk meningkatkan budaya literasi melalui penyediaan sarana pojok literasi dan latihan membaca yang interaktif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang mencakup tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi akhir. Mahasiswa berperan sebagai fasilitator aktif dan mendampingi anak-anak panti asuhan saat kegiatan membaca, berdiskusi, dan latihan menceritakan kembali isi bacaan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme anak-anak terhadap kegiatan membaca dan keberanian dalam menyampaikan pendapat secara lisan. Selain itu, sarana pojok literasi yang diberikan dapat mendorong kebiasaan membaca secara mandiri. Kegiatan ini dinyatakan efektif karena telah menggabungkan unsur edukatif dan hiburan, serta mampu menyesuaikan kondisi dan kebutuhan anak-anak panti asuhan. Kendala utama yang dihadapi ialah keterbatasan waktu pelaksanaan dan jumlah koleksi buku yang perlu ditambah. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah pentingnya kolaborasi antara komunitas literasi dan institusi pendidikan untuk memastikan keberlanjutan dari program literasi bersama dan memperluas dampak terhadap masyarakat. Pojok literasi serupa juga sangat berpotensi untuk direplikasi di panti asuhan lainnya dengan penyesuaian konteks lokal.