Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya pencegahan stunting sejak dini dengan mengoptimalkan pengasuhan 1000 hari pertama kehidupan di TPMB Sitti Hasrah Ibrahim Kota Makassar Sumaifa Sumaifa; Isnaeny Isnaeny; Rika Rika; Maria Kartini; Nasriani Nasriani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.34095

Abstract

Abstrak Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Kondisi ini ditandai dengan tinggi badan anak yang berada di bawah standar usianya akibat kekurangan gizi kronis. Periode yang paling kritis, yaitu 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dimulai sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang stunting dan pemberian makanan bergizi di TPMB ST. Hasrah Ibrahim Kota Makassar. Pengabdian ini dilakukan dengan 5 tahapan yaitu tahap sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, evaluasi dan berkelanjutan program. Evaluasi kegiatan adalah dengan membagikan soal pre dan post tes pada ibu hamil, sebanyak 5 nomor. Hasil kegiatan ini adalah melakukan edukasi pada ibu hamil tentang stunting dan pemberian makanan bergizi dengan peserta 25 orang yang mengikuti edukasi dan pemberian makanan bergizi, sebelum dilakukan edukasi data menunjukkan bahwa pengetahuan stunting 42,9%, namun setelah edukasi mengalami peningkatan menjadi 88 %, sehingga peningkatannya sebesar 45,1% yang sudah mengetahui tentang stunting. Peningkatan ini mencerminkan keberhasilan suatu program sesuai dengan tujuan yang di harapkan. Kata kunci: stunting; sejak dini; 1000 HPK. Abstract Stunting is a serious public health problem in Indonesia. This condition is characterized by a child's height being below the standard for their age due to chronic malnutrition. The most critical period, namely the First 1000 Days of Life (HPK), begins from pregnancy until the child is two years old. This activity aims to increase the knowledge of pregnant women about stunting and the provision of nutritious food at TPMB ST. Hasrah Ibrahim Makassar City. This service is carried out in 5 stages: socialization, training, technology implementation, evaluation and program sustainability. The evaluation of the activity is by distributing pre- and post-test questions to pregnant women, totaling 5 numbers. The result of this activity is educating pregnant women about stunting and the provision of nutritious food with 25 participants who participated in the education and provision of nutritious food, before the education data showed that knowledge of stunting was 42.9%, but after the education it increased to 88%, so that the increase was 45.1% who already knew about stunting. This increase reflects the success of a program in accordance with the expected goals.. Keywords: stunting; early; 1000 HPK.
Pengenalan alat kontrasepsi IUD pada Pasangan Usia Subur (PUS) di BPM Hijrawati Kabupaten Gowa Sumaifa Sumaifa; Hijrawati Hijrawati; Sitti Hasrah Ibrahim
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i3.30564

Abstract

Abstrak Alat Kontrasepsi IUD (Intra Uterine Device) adalah  alat kontrasepsi modern yang  dirancang dengan  jenis yang (berbeda baik  bentuk, ukuran, bahan dan lama kerja alat kontrasepsi tersebut). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan PUS tentang alat kontrasepsi IUD di BPM Hijrawati Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. BPM ini menggunakan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab terkait edukasi dengan tema edukasi pengenalan alat kontrasepsi IUD pada PUS di BPM Hj.Hijrawati, S.ST. Hasil kegiatan ini dilakukan dengan memberikan edukasi kepada PUS dengan peserta sebanyak 10 Orang yang mengikuti edukasi tentang kontrasepsi IUD, dalam kegiatan ini berjalan dengan baik dan 6 orang dapat memahami materi yang berikan serta 4 orang yang belum memahami materi tersebut. Disimpulkan bahwa berdasarkan hasil dari kegiatan tersebut telah dilakukan di BPM HJ.Hijrawati, S.ST Kabupaten Gowa, diketahui bahwa 60 % peserta sudah paham masalah KB IUD dan ingin mencoba menggunakan KB IUD tersebut. Kata kunci: Kontrasepsi; IUD; PUS. Abstract Alat Kontrasepsi IUD (Intra Uterine Device) adalah alat kontrasepsi modern yang dirancang dengan jenis yang (berbeda baik bentuk, ukuran, bahan dan lama kerja alat kontrasepsi tersebut). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan PUS tentang alat kontrasepsi IUD di BPM Hijrawati Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. BPM ini menggunakan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab terkait edukasi dengan tema edukasi pengenalan alat kontrasepsi IUD pada PUS di BPM Hj.Hijrawati, S.ST. Hasil kegiatan ini dilakukan dengan memberikan edukasi kepada PUS dengan peserta sebanyak 10 Orang yang mengikuti edukasi tentang Kondom IUD, dalam kegiatan ini berjalan dengan baik dan 6 orang dapat memahami materi yang diberikan serta 4 orang yang belum memahami materi tersebut. Disimpulkan bahwa berdasarkan hasil dari kegiatan tersebut yang telah dilakukan di BPM HJ.Hijrawati, S.ST Kabupaten Gowa, diketahui bahwa 60 % peserta sudah paham masalah KB IUD dan ingin mencoba menggunakan KB IUD tersebut. Keywords: contraceptive; IUD; PUS.