Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBUATAN DAN UJI ANTIBAKTERI GEL ARANG TEMPURUNG KELAPA TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus Kurniawan - Kurniawan; Aisyah Sabila Rosyada; Arif - Mulyanto; Kurnia Ritma Dhanti
Scripta Biologica Vol 10, No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Biologi | Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.sb.2023.10.3.1525

Abstract

Staphylococcus aureus is a Gram-positive coccus that is an opportunistic pathogen, namely as a normal flora and also as a pathogen that causes nosocomial infections. This bacterium is able to adapt and easily undergo mutations, giving rise to new strains that are resistant to antibiotics and pose a threat to human health. Efforts to find active ingredients that are effective against S. aureus continue to be carried out by utilizing coconut product waste, namely coconut shell charcoal, which contains active ingredients in the form of antimicrobial compounds. The material is extracted and made into a gel preparation to make it easier to use. The purpose of this study was to obtain the optimal coconut shell charcoal extract gel formula and determine its ability to inhibit the growth of S. aureus bacteria in vitro. This type of research is true experimental, consisting of five groups, namely positive control, negative control, and concentrations of 3%, 6%, and 9%. The extract was prepared in the form of a gel and tested for antibacterial activity using the diffusion method. The optimal preparation of coconut shell charcoal extract gel was achieved at a concentration of 9%, and the greatest antibacterial inhibition against S. aureus bacteria was also obtained at a gel with a concentration of 9%. The coconut shell charcoal extract gel formula with a concentration of 9% is the optimal gel and has the greatest antibacterial inhibition against S. aureus bacteria.Key Words: antibacterial test, coconut shell charcoal, gel preparation, Staphylococcus aureus 
Uji Efektivitas Kombinasi Ekstrak Arang Tempurung Kelapa dan Jeruk Nipis Terhadap Bakteri Gram Positif dan Negatif Kurniawan - Kurniawan; Hidayah Anisa Fitri; Tantri Analisawati Sudarsono
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v8i1.8850

Abstract

Sabun cuci piring dapat dibuat menggunakan alkali, trigliserida dan ditambah dengan berbagai jenis bahan alam yang mengandung senyawa antimikroba  seperti ekstrak jeruk nipis dan arang tempurung kelapa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan kombinasi ekstrak etil asetat jeruk nipis dan ekstrak etil asetat arang tempurung kelapa dalam menghambat pertumbuhan bakteri Gram positif dan negatif dan untuk mengetahui konsentrasi kombinasi ekstrak jeruk nipis dan ekstrak arang. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimental yang diawali dengan tahap ekstraksi sampai tahap uji efektivitasnya dalam menghambat pertumbuhan bakteri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak etil asetat jeruk nipis dan arang tempurung kelapa efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Gram positif (S. aureus dan B. subtilis) dan bakteri Gram negatif (E. coli dan P. aeruginosa) yang ditunjukkan dengan adanya zona hambat di sekitar kertas cakram. Kemampuan kombinasi kedua jenis ekstrak tersebut dalam menghambat pertumbuhan bakteri uji memiliki konsentrasi optimal yang berbeda-beda (P4, P5 dan P2). Kesimpulan dari penelitian ini adalah kombinasi ekstrak etil asetat jeruk nipis dan arang tempurung kelapa efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Gram positif (S. aureus dan B. subtilis) dan bakteri Gram negatif (E. coli dan P. aeruginosa) yang ditunjukkan dengan adanya zona hambat di sekitar kertas cakram, dan terdapat tiga konsentrasi kombinasi ekstrak etil asetat jeruk nipis dan arang tempurung kelapa yang efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri yaitu konsentrasi 75% jeruk nipis dan 25% arang tempurung kelapa (S. aureus dan B. subtilis), konsentrasi 100% arang tempurung kelapa (E. coli) dan konsentrasi 25% jeruk nipis dan 75% arang tempurung kelapa (P. aeruginosa).