Ja'far Lantowa
Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Negeri Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Unsur dan Fungsi Budaya Masyrakat Jawa dalam Novel Para Priyayi Karya Umar Kayam (Tinjauan Antropologi Sastra) Rita Setiawati; Moh. Karmin Baruadi; Ja'far Lantowa
Jambura Journal of Linguistics and Literature Vol 4, No 1 (2023): Vol. 4, No. 1, Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjll.v4i1.20660

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran unsur budaya masyarakat Jawa dalam Novel Para Priyayi karya Umar Kayam dan fungsi budaya masyarakat Jawa dalam Novel Para Priyayi karya Umar Kayam. Penelitian ini menggunakan pendekatan Antropologi Sastra. Metode pada penelitian ini adalah deskriptif analisis. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa kutipan-kutipan yang menggambarkan unsur dan fungsi budaya masyarakat Jawa dalam novel Para Priyayi karya Umar Kayam. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Para Priyayi karya Umar Kayam yang diterbitkan oleh Pustaka Utama Grafiti pada tahun 2000 dengan tebal 308 halaman. Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka, teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah membaca, mengidentifikasi data, mengklasifikasikan, mendeskripsikan dan memberikan interpretasi pada kutipan yang telah ditemukan dalam novel serta menarik kesimpulan yang diperoleh dari unsur dan fungsi budaya masyarakat Jawa dalam novel Para Priyayi karya Umar Kayam. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa terdapat enam unsur budaya masyarakat Jawa dalam novel Para Priyayi karya Umar Kayam. Pertama, bahasa (terdapat tiga tingkatan bahasa Jawa); kedua, sistem pendidikan (formal dan informal); ketiga, sistem religi (kepercayaan terhadap hal gaib dan ritual keagamaan); keempat, sistem peralatan hidup dan teknologi (tradisional dan modern); kelima, sistem mata pencaharian hidup (bertani dan berdagang); keenam kesenian (seni pertunjukkan). Selanjutnya terdapat tiga fungsi budaya masyarakat Jawa dalam novel Para Priyayi karya Umar Kayam. Pertama, fungsi kultural yakni sebagai penguat identitas dan solidaritas masyarakat; Kedua, fungsi etis atau etika sebagai pengontrol prilaku dan tindakan masyarakat; Ketiga, fungsi religi sebagai penyuluh ketaqwaan seseorang. Kata Kunci: Unsur, Fungsi, Budaya, Masyarakat Jawa, Para Priyayi, Antropologi Sastra