Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Determinan faktor Keberhasilan Program Posyandu Di Wilayah Kerja Puskesmas Tangkeh Woyla Timur Anasril Anasril; Tri Mulyono; Maryono Maryono; Khairunnisak Khairunnisak; Masyudi Masyudi
Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi Vol 11, No 2 (2023): Serambi Saintia
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jss.v11i2.6704

Abstract

Para kader posyandu diharapkan dapat mencapai tujuan Posyandu terutama menyangkut dengan upaya-upaya kesehatan tentang masyarakat.  Berdasarkan hasil survei dapatkan melalui laporan Puskesmas Tangkeh tahun 2021 diketahui bahwa Cakupan NS : 26,4%, Cakupan D/S : 46,6%, Cakupan K/S : 98,8%, Cakupan D/K: 47,1%, Cakupan N/D: 56,8%. Dari hasil tersebut jelas bahwa target SKDN belum tercapai, hanya cakupan Program yang telah sesuai dengan target Nasional yaitu 98,8%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan keberhasilan program Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Tangkeh Woyla Timur Kabupaten Aceh Barat Tahun 2022. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kader posyandu yang ada di 14 desa dengan 14 posyandu yang ada dalam wilayah kerja Puskesmas Tangkeh Woyla Timur Kabupaten Aceh Barat dengan jumlah kader yang aktif 39 orang. Penelitian dilakukan pada Mei-Juni 2022. Data diolah secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan pengetahuan (P value = 0,004), ada hubungan keaktifan kader (P value = 0,001), ada hubungan sikap (P value = 0,032), ada hubungan sarana (P value = 0,014) dengan tingkat keberhasilan program Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Tangkeh Woyla Timur Kabupaten Aceh Barat Tahun 2022. Diharapkan kepada Kader Posyandu agar dapat meningkatkan pengetahuan tentang posyandu melalui keikutsertaan pada pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan oleh Puskesmas dan dapat lebih aktif dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan pada saat posyandu.
Hubungan Hiperemesis Gravidarum Dengan Status Gizi Pada Ibu Hamil Trimester I di Rumah Sakit Umum Daerah Teuku Peukan Aceh Barat Daya Anasril Anasril; Maryono Maryono; Tri Mulyono Herlambang; Khairunnisak Khairunnisak
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43979

Abstract

Hiperemesis gravidarum merupakan salah satu tanda dan gejala kehamilan yang umum terjadi pada ibu hamil pada awal kehamilan trimester I. Hiperemesis gravidarum biasanya ditandai dengan mual muntah saat hamil muda pada beberapa kasus dapat berlanjut sampai kehamilan trimester kedua dan ketiga tapi itu jarang terjadi. Hiperemesis gravidarum dapat dipengaruhi oleh beberapa asupan diantaranya adalah asupan karbohidrat, asupan protein, asupan lemak jenuh, asupan asam lemak omega-3, asupan asam lemak omega-6, dan asupan vitamin B6. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan hiperemesis gravidarum dengan status gizi pada ibu hamil Trimister I di Rumah Sakit Umum Daerah Teuku Peukan Aceh Barat Daya. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan crossectional study. Dilakukan pada 64 orang ibu hamil trimester I menggunakan metode accidental sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pita LILA dan Indeks PUQE. Analisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil mengalami hiperemesis ringan yaitu sebanyak 59,4 % dan tidak mengalami KEK sebanyak 75%. Hasil uji chi square menunjukkan nilai p= 0,002 (< 0,05).) artinya ada hubungan yang signifikan antara hiperemisis gravidarum dengan status gizi ibu hamil. Disarankan kepada ibu hamil untuk memprioritaskan peningkatan program kesehatan dalam upaya meningkatkan status gizi ibu hamil dan mengurangi hiperemesis gravidarum
EDUKASI LIMA PILAR PADA DIABETASI DI  WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUAK RIBEE KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN KABUPATEN ACEH BARAT Ridha Fitri; Khairunnisak Khairunnisak; Rolas Nentya
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 3 No. 4 (2026): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, Juli 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/maju.v3i4.2755

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a chronic metabolic disease characterized by hyperglycemia due to abnormalities in insulin secretion and action. The prevalence of DM in the Suak Ribe Community Health Center (UPTD) area was the second highest (731 cases) in 2024. The objective of this community service is to improve patient knowledge and independence in implementing the Five Pillars of Diabetes Management to achieve optimal glycemic control. The implementation methods include Medical Nutrition Therapy (3J principle), physical activity guidance, pharmacological therapy education, and self-monitoring of blood sugar. This program was implemented on April 16–17, 2026, followed by an evaluation on April 20, 2026. The pre-test results showed that community knowledge of the Five Pillars of Diabetes Management was in the sufficient category (44.4%). After the implementation of the activity, the post-test results proved that participants' understanding of the application of the five pillars of DM management increased (94,4%). This indicates that the intervention carried out by the community service team is very effective in improving patient health literacy. In conclusion, increased knowledge and good understanding are expected to encourage patient independence in controlling blood sugar levels.