Izza Mahdiana Apriliani
Departemen Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran, Sumedang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN GILLNET MILLENIUM BERDASARKAN PERBEDAAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN DI PPI KARANGSONG Rizkia Nurfarida; Lantun Paradhita Dewanti; Sri Astuty; Izza Mahdiana Apriliani
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 7 No. 2 (2023): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.7.2.303-312

Abstract

Produksi hasil tangkapan ikan gillnet millenium yang didaratkan di PPI Karangsong berasal dari berbagai daerah penangkapan ikan (DPI). Karakteristik DPI dapat mempengaruhi komposisi hasil tangkapan. Riset ini bertujuan untuk membandingkan komposisi jenis, ukuran ikan, serta menganalisis hubungan suhu permukaan laut dan klorofil-a terhadap komposisi hasil tangkapan gillnet millenium berdasarkan daerah penangkapan. Metode yang digunakan yaitu metode survei dengan pengambilan data menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan hasil riset, didapatkan hasil tangkapan yang berbeda dari masing-masing daerah penangkapan ikan, baik dari segi bobot maupun jumlah ikan hasil tangkapan gillnet millenium. Hasil tangkapan utama gillnet millenium yaitu ikan tongkol dan ikan tenggiri. Komposisi hasil tangkapan utama dari segi bobot sebesar 56% dan hasil tangkapan sampingan sebesar 44%. Komposisi ukuran ikan tongkol didominasi oleh ukuran layak tangkap sebesar 66%, ikan tenggiri didominasi oleh ukuran belum layak tangkap sebesar 96%. Pemanfaatan hasil tangkapan sebesar 99,88%. Hubungan hasil tangkapan utama terhadap klorofil-a dan SPL memiliki hubungan yang kuat dengan nilai korelasi sebesar 0,71 bagi kapal <15 GT sedangkan untuk kapal ≥15-30 GT sebesar 0,73. Kata kunci: klorofil-a, suhu permukaan laut, tenggiri, tongkol
IDENTIFIKASI USAHA PENANGKAPAN IKAN DI KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS Izza Mahdiana Apriliani; Heti Herawati; Pringgo KDNY Putra
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 7 No. 2 (2023): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.7.2.271-276

Abstract

Usaha perikanan tangkap merupakan jenis usaha perikanan yang paling banyak dilakukan di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas. Oleh karenanya, gambaran mengenai usaha penangkapan ikan penting untuk diketahui dalam rangka mendukung pembangunan perikanan di Kabupaten Kepualuan Anambas. Dominasi lokasi penangkapan ikan di Kabupaten Kepulauan Anambas berada pada wilayah Perairan Mesabang, dengan dominasi nelayan yang berasal dari Desa Batu Belah menggunakan alat tangkap pancing. Operasi penangkapan dilakukan antara malam dan siang hari bergantung pada alat tangkap yang digunakan. Ukuran ikan lebih panjang dan besar pada bulan November–Februari, saat musim puncak. Harga ikan paling tinggi pada saat musim kurang tiba. Terdapat tiga skema pemasaran hasil tangkapan ikan di Desa Batu Belah, yaitu secara langsung, melalui pengepul, dan melalui agen eksportir. Kata kunci: Desa Batu Belah, nelayan, produksi perikanan