Nursaima MM
Pengawas Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DASAR SURATMENYURAT DALAM MENGGUNAKAN STRATEGI MODEL PEMBELAJARAN BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING) MELALUI SUPERVISI AKADEMIK TAHUN PELAJARAN 2019-2020 Nursaima MM
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 4, No 2 (2023): journal Mathematics Eduaction Sigma
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v4i2.16532

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kompetensi guru dasar surat-menyurat dalam menggunakan strategi pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui peningkatan kompetensi guru dasar surat-menyurat dengan menggunakan strategi pembelajaran bermain peran di SMK Swasta Budisatrya Medan.Instrumen yang digunakan untuk mengukur kompetensi guru berupa tes dan observasi. Tes diberikan sebanyak 20 item, observasi dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung. Sebagai indikator ketuntasan pembelajaran ditetapkan 75% guru memperoleh 75. Dari siklus I hasil pembelajaran tidak memenuhi standar ketuntasan pembelajaran minimal yaitu hanya memperoleh nilai rata-rata 67,4 % atau 50% tuntas dan siklus II hasil pembelajaran juga belum tuntas yaitu memperoleh nilai rata-rata 67,4 atau tuntas 70%, sehingga dilakukan siklus III. Di dalam siklus III hasil pembelajaran meningkat bahkan lebih besar dari standar ketuntasan pembelajaran yaitu dengan nilai rata-rata 81,7 atau tuntas 100%. Dengan demikian, dapat dilihat bahwa ada peningkatan hasil pembelajaran setelah menggunakan strategi pembelajaran bermain peran pada siklus I, II, dan siklus III. Jadi dapat disimpulkan bahwa Upaya Meningkatkan Kompetensi Guru Dasar Surat-Menyurat Dalam Menggunakan Strategi Pembelajaran Bermain Peran (Role playing) melalui supervisi akademik di SMK Swasta Budisatrya Medan Tahun Pembelajaran 20192020 dapat meningkat. Hal ini berarti bahwa strategi pembelajaran bermain peran dapat digunakan sebagai salah satu peningkatan proses pembelajaran.
UPAYA PENINGKATKAN KOMPETENSI GURU MENGGUNAKAN MEDIA TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) PADA MATA PELAJARAN ADMINISTRASI PERKANTORAN MELALUI SUPERVISI KLINIS Nursaima MM
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 4, No 2 (2023): journal Mathematics Eduaction Sigma
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v4i2.16531

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah “apakah penggunaan media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan komunikasi (TIK) dapat meningkatkan kompetensi guru ?”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kompetensi guru peralatan perkantoran dengan menggunakan media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kompetensi guru berupa tes dan observasi. Tes diberikan sebanyak 20 item, observasi dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung. Sebagai indikator ketuntasan pembelajaran ditetapkan 75% guru memperoleh 75. Dari siklus I hasil pembelajaran tidak memenuhi standar ketuntasan pembelajaran minimal yaitu hanya memperoleh nilai rata-rata 60,00, dan siklus II hasil pembelajaran juga belum tuntas yaitu memperoleh nilai rata-rata 75,40, sehingga dilakukan siklus III. Di dalam siklus III hasil pembelajaran meningkat bahkan lebih besar dari standar ketuntasan pembelajaran yaitu dengan nilai rata-rata 83,40. Dengan demikian, dapat dilihat bahwa ada peningkatan hasil pembelajaran setelah menggunakan media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada siklus I, II, dan siklus III. Jadi dapat disimpulkan bahwa Upaya peningkatan Kompetensi Guru dengan Menggunakan Media Teknik Informasi dan Komunikasi pada Mata Pelajaran Peralatan Kantor tahun ajaran 2019/2020 dapat meningkat. Hal ini berarti bahwa media pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif media.