Permasalahan dalam penelitian ini adalah “apakah penggunaan media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan komunikasi (TIK) dapat meningkatkan kompetensi guru ?”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kompetensi guru peralatan perkantoran dengan menggunakan media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kompetensi guru berupa tes dan observasi. Tes diberikan sebanyak 20 item, observasi dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung. Sebagai indikator ketuntasan pembelajaran ditetapkan 75% guru memperoleh 75. Dari siklus I hasil pembelajaran tidak memenuhi standar ketuntasan pembelajaran minimal yaitu hanya memperoleh nilai rata-rata 60,00, dan siklus II hasil pembelajaran juga belum tuntas yaitu memperoleh nilai rata-rata 75,40, sehingga dilakukan siklus III. Di dalam siklus III hasil pembelajaran meningkat bahkan lebih besar dari standar ketuntasan pembelajaran yaitu dengan nilai rata-rata 83,40. Dengan demikian, dapat dilihat bahwa ada peningkatan hasil pembelajaran setelah menggunakan media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada siklus I, II, dan siklus III. Jadi dapat disimpulkan bahwa Upaya peningkatan Kompetensi Guru dengan Menggunakan Media Teknik Informasi dan Komunikasi pada Mata Pelajaran Peralatan Kantor tahun ajaran 2019/2020 dapat meningkat. Hal ini berarti bahwa media pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif media.