maisondra maisondra
Faculty Of Government Management, Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI DAN DAMPAK PEMBANGUNAN KAWASAN PLBN ENTIKONG DALAM MENINGKATKAN PERDAGANGAN DAN KEAMANAN WILAYAH INDONESIA 2019 maisondra maisondra
Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa (JIPSK)
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.948 KB) | DOI: 10.33701/jipsk.v4i2.761

Abstract

Masalah yang melatarbelakangi studi ini adalah: 1) Pengerjaan kantor PLBN Entikong telah selesai dikerjakan dan diresmikan tahun 2016, kemudian pembangunan kawasan sekitarnya terus berlanjut dengan pesat, 2) Masih tinggi tingkat ketergantungan masyarakat terhadap negara tetangga Malaysia 3) Masih terjadi aktifitas ilegal di jalur perbatasan melalui jalan-jalan tikus. Tujuan penelitian ini adalah:. 1) Untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan dari pembangunan kawasan PLBN Entikong terhadap perdagangan dan keamanan wilayah Indonesia. 2) Untuk mengetahui strategi yang cocok untuk dikembangkan dalam pembangunan kawasan PLBN Entikong agar berdampak terhadap perdagangan dan keamanan di wilayah Indonesia. Tipe penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yang fokus pada dampak yang ditimbulkan dari pembangunan kawasan PLBN Entikong terhadap perdagangan dan keamanan di wilayah Indonesia serta strategi yang cocok untuk diterapkan dalam pembangunan kawasan tersebut ke depannya. Pengambilan data dilakukan melalui observasi nonpartisipsi, wawancara dan dukumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi. Sementara teknik analisis data melalui langkah-langkah reduksi data, pemaparan data, penafsiran data dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pembangunan Kawasan PLBN Entikong berdampak kepada peningkatan perdagangan legal dan situasi keamanan, namun dampak tersebut belum berpengaruh secara siknifikan terhadap peningkatan perkonomian dan kesejahteraan masayarakt sekitarnya. 2) Pembangunan fisik berupa kantor PLBN dan sejumlah infrastruktur lainnya merupakan strategi yang sangat tepat, namun harus diikuti dengan pembangunan sumber daya manusia dan kearifan lokal lainnya.
PERAN KEPEMIMPINAN ETNIK DALAM MERAWAT HUBUNGAN ANTARA ETNIK DAYAK DAN ETNIK MELAYU DI KALIMANTAN BARAT maisondra maisondra
Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa Vol 7 No 2 (2022): JURNAL ILMU PEMERINTAHAN SUARA KHATULISTIWA
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jipsk.v7i2.2738

Abstract

Dua etnik besar sekaligus etnik yang dianggap asli sebagai penghuni daerah Kalimantan Barat dan sekitarnya juga sering terlibat dalam konflik sosial yang terjadi selama ini. Umumnya kedua suku ini berkonflik dengan etnik pendatang, dan sangat jarang sekali terjadi kedua etnik ini saling berkonflik. Meskipun sering terjadi pertikaian kecil antara orang dari kedua etnik ini, tapi umumnya akan dapat diredam dan tidak berlanjut pada konflik sosial berskala besar. Dengan teori Konflik (Emile Durkheim) dan Teori Struktural Fungsional (Karl Marx), serta menggunakan tipe penelitian deskriptif kualitatif, peneliti berhasil mendeskripsikan bagaimana hal ini bisa terjadi, dan bisa dijadikan contoh untuk suatu persaudaraan yang berbeda etnik namun dapat hidup rukun secara berdampingan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Adanya harmonisasi hubungan antara etnik Dayak dan etnik Melayu yang terbina sejak lama yang tak lepas dari peran pemimpin ke dua etnik, Ke dua etnik ini juga terlibat aktif dalam penyelesaian setiap konflik yang terjadi dan Adanya upaya- upaya yang dilakukan oleh ke dua pemimpin etnik untuk menciptakan kehidupan yang damai dan harmonis di tanah Kalimantan Barat.
PEMBANGUNAN KAWASAN POS LINTAS BATAS NEGARA (PLBN) DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEBIJAKAN KEAMANAN NASIONAL maisondra maisondra
Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa Vol 8 No 2 (2023): Tata Kelola Pemerintahan
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jipsk.v8i2.3978

Abstract

In 2024, the government has targeted that Indonesia will have 26 National Border Posts (PLBN). PLBN development is not only aimed at cross-border posts or offices, but will be built as a center for new regional economic growth. The presence of PLBN will improve the welfare of residents in border areas and increase the national security of the Indonesian nation. Through qualitative methods, researchers analyzed the conditions before the PLBN was built, the implementation of the PLBN area construction and the impact of the PLBN area development on national security policy. The research results show: Conditions of isolation and poverty before the PLBN Area were built, development of the PLBN area had been carried out on a large scale and there was a need for security policies in border areas so that the development of the PLBN Area was effective in increasing national security.