Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Realisasi Ideologis Nikah Paksa Masyarakat Jawa pada Novel Gumuk Sandhi Catur Yulia Saptu Rini; Didik Supriadi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan realisasi ideologi dan sosial dari motif konflik hubungan pernikahan pada novel Gumuk Sandhi. Melalui pendekatan mimetik dapat digunakan untuk mengidentifikasi objek penulisan dalam cerita.Teknik penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif naratif. Sumber data menggunakan novel Gumuk Sandhi karya Poerwadhie Atmodihardjo serta kajian literatur lainnya. Data berupa kutipan dari novel Gumuk Sandhi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nikah paksa yang terdapat dalam novel Gumuk Sandhi berbeda dari realitas kehidupan masyarakat. Ketidakwajaran yang terjadi dalam novel ini adalah perempuan menjadi pelaku dari motif konflik hubungan pernikahan, yang biasanya laki-laki menjadi penyebab konflik. Hubungan pernikahan yang bermasalah tidak berakhir cerai. Pengarang menggunakan sudut pandanganya untuk menampilkan cerita yang terbalik dari realitas kehidupan masyarakat pada umumnya
Pelatihan Penggunaan Media Pembelajaran Tentang Budaya Keris Berbasis Virtual Reality di Sekolah Dasar Rizqi Fitri Naryanto; Mera Kartika Delimayanti; Ranu Iskandar; Didik Supriadi; Imam Sukoco; Aldias Bahatmaka; Warsiti Warsiti
TAAWUN Vol. 3 No. 02 (2023): TA'AWUN AUGUST 2023
Publisher : Pusat Penelitian Pengabdian Pada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Fattah Siman Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37850/taawun.v3i02.511

Abstract

The utilization of Virtual Reality (VR) technology for educational purposes, namely in instructing Indonesian culture, particularly the Keris culture, holds significant importance. This is due mainly to the limited dissemination of knowledge on Keris and traditional weaponry inside educational institutions, as they are not currently incorporated into the curriculum. The Universitas Negeri Semarang and Politeknik Negeri Jakarta teams have developed interactive learning media focusing on virtual reality (VR) technology. The primary objective of the virtual reality (VR) application is to provide a comprehensive exploration of Keris culture, intending to foster a deeper understanding and appreciation of Indonesia's rich cultural legacy among the younger generation, mainly elementary school pupils. The approach involves offering instructional sessions to students and educators, focusing on utilizing virtual reality (VR) technology as an educational instrument. Training activities were provided at Barusari 02 Elementary School in South Semarang. Considering technological accessibility is crucial to ensuring that all students can access educational materials without obstacles. The findings derived from administering pre- and post-assessments to primary school children indicate that Virtual Reality Technology has the potential to engender greater interest among pupils in acquainting themselves with Indonesian culture. Most participants, above 80%, expressed a strong positive inclination towards utilizing Virtual Reality (VR) Technology to acquire knowledge about various cultural aspects. By providing appropriate support and adopting a comprehensive approach, virtual reality (VR) has the potential to serve as an efficacious instrument for enhancing students' comprehension and admiration of Indonesian culture.