Demam berdarah dengue merupakan penyakit yang diakibatkan oleh virus Dengue dan ditularkan melewati gigitan nyamuk Aedes aegyptii. Secara epidemologi, penyakit demam berdarah di Indonesia memang cenderung tinggi. Beberapa upaya telah dilakukan dalam mengatasi penyebaran penyakit DBD namun sampai sekarang masih belum optimal dalam melaksanakan pemberantasan penyakit tersebut. Salah satu metode penghindaran penyakit demam berdarah (dengue) yaitu larvasida alami. Dalam perihal itu pentingnya pendayagunaan suatu bagian dari tumbuhan seperti daun kersen (Mutingia calabura). Riset ini bertujuan untuk pengaruh dan potensi kandungan ekstrak daun Kersen (Mutingia calabura) sebagai larvasida alami. Jenis penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pada pola post test only control group design. Tahapan pengerjaan mulai dari pengambilan daun kersen, pembuatan ekstrak, perkembangbiakkan larva, uji fitokimia, dilanjutkan dengan uji efektivitas ekstrak daun kersen, kemudian analisis/ uji GCMS untuk mengetahui kandungan pada ekstrak daun kersen (Muntingia calabura). Hasil penelitian didapatkan bahwa kematian larva yang sangat signifikan pada konsentrasi 1,5% dan 2% sedangkan konsentrasi 0,5% menunjukan bahwa berpengaruh terhadap kematian larva sehingga pada konsentrasi tersebut efektif dalam menghambat perkembangbiakan larva. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh dari kandungan senyawa yang terdapat pada ekstrak daun kersen (Muntingia calabura). Hasil analisis GC-MS menunjukkan persen area yang paling tinggi yaitu pada peak nomor 49 sebesar 24.44%, yaitu senyawa d-Tocopherol, d-Tocopherol-O-acetyl, Pregn, acetyloxy, dihydroxy, lactone yang merupakan turunan dari saponin.