Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIVITAS PROGRAM POJOK BACA DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA DI MIS SYABABUL QORIB MELATI II KECAMATAN PERBAUNGAN Nursagita Nursagita; Khairuddin Lubis; Yulia Warda
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi minat baca siswa kelas MIS II Syababul Qorib Melati II, program pojok baca dalam meningkatkan minat baca siswa siswa kelas MIS II Syababul Qorib Melati II, faktor pendukung dan faktor penghambat dalam meningkatkan minat baca siswa kelas MIS II Syababul Qorib Melati II. Jenis penepenelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observes, wawancara dan dokumentasi. Adapun analisis data yang dilakukan menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kondisi minat baca kelas II MIS Syababul Qorib Melati II Kec. Perbaungan terbilang rendah. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor baik internal maupun faktor eksternal. Karena di zaman sekarang, dimana perkembangan teknologi semakin maju, orang tua lebih sering memberikan gadget kepada anak-anak. Hal inilah yang mempengaruhi minat baca siswa. Siswa lebih senang bermain gadget di waktu luang daripada membaca buku. (2) Minat Baca Siswa Kelas II Dengan Dibentuknya Program Pojok sangat meningkat. Setelah dibentuk pojok baca di setiap kelas minat membaca siswa semakin meningkat terkhususnya di kelas II. Agar minat baca siswa selalu meningkat maka pojok baca dibuat semenarik umngkin ntuk menghias sudut ruangan dengan berbagai hiasan yang ditata secara rapi, yang tujuannya itu supaya anak betah dalam ruangan sekaligus secara tidak langsung dapat meningkatkan minat baca siswa. (3) Faktor Pendukung dan Penghambat Program Pojok Baca Dalam Meningkatkan Minat Baca Pada Siswa Kelas II MIS Syababul Qorib Melati II, faktor pendukungnya adalah dukungan dari pihak-pihak terkait, antusiasme siswa yang cukup baik, kerja sama dengan lembaga dan keberadaan pojok baca membantu perpustakaan dalam menyediakan buku bacaan siswa kelas II memiliki minat baca yang tinggi. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu kondisi beberapa buku pojok baca yang rusak atau bahkan hilang, penataan dan hiasan yang masih kurang menarik sehingga tampak kurang menarik dan tidak semua siswa kelas II memiliki minat baca yang tinggi
Pelatihan Parenting Islami bagi Orang Tua untuk Mencegah Krisis Moral Generasi Z Ahmad Ridwan; Yulia Warda; Nurul Hidyah; Fathul Jannah; Rukmana Prasetyo
Wahana Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/wahana.v5i1.1753

Abstract

  Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah memberikan dampak signifikan terhadap perilaku generasi muda, khususnya Generasi Z. Rendahnya pengawasan orang tua terhadap penggunaan gadget dan media sosial menyebabkan meningkatnya krisis moral pada remaja seperti menurunnya etika komunikasi, kecanduan media sosial, serta lemahnya penguatan nilai-nilai keagamaan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan orang tua dalam menerapkan parenting Islami sebagai upaya pencegahan krisis moral Generasi Z. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, diskusi interaktif, dan pendampingan parenting Islami kepada masyarakat. Kegiatan dilaksanakan di lingkungan masyarakat Kota Medan dengan melibatkan 35 orang tua sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pola asuh Islami sebesar 82%, peningkatan kesadaran pengawasan penggunaan media digital pada anak sebesar 78%, dan meningkatnya kemampuan orang tua dalam membangun komunikasi religius dalam keluarga sebesar 80%. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam memperkuat pendidikan karakter Islami di lingkungan keluarga serta meningkatkan keterlibatan orang tua dalam pembinaan moral anak di era digital.
MENGENAL DIRI LEWAT PENDIDIKAN ISLAM Ahmad Ridwan; Fathul Jannah; Yulia Warda
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 2 (2023): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/taz.v12i2.3205

Abstract

Penelitian ini menjelaskan peran penting pendidikan Islam dalam membentuk pemahaman diri individu dan identitas Muslim. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan individu Muslim yang telah mengikuti pendidikan Islam. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pendidikan Islam memberikan landasan moral yang kuat dalam kehidupan individu, dengan nilai-nilai seperti keadilan, kasih sayang, dan kerendahan hati menjadi inti ajaran agama. Selain itu, pendidikan Islam memengaruhi dimensi spiritual individu, menguatkan hubungan dengan Tuhan, mempromosikan kesadaran sosial, dan membentuk identitas Muslim yang kuat. Responden merasa bahwa pendidikan Islam tidak hanya membentuk karakter pribadi mereka, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk berkontribusi dalam membangun masyarakat yang adil dan harmonis. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya pendidikan Islam dalam membentuk individu yang beretika, peduli terhadap masyarakat, dan memiliki identitas yang kuat dalam konteks budaya dan agama Islam.