Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pengaplikasian Pupuk Organik Cair Kulit Pisang dan Air Cucian Beras terhadap Pertumbuhan Tanaman Kacang Hijau Dicky Armanda; Enni Halimatussa’diyah Pakpahan; Alimatusakdia Panggabean
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 11, No 2 (2023): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v11i2.11064

Abstract

Pada penelitian ini akan dikaji pertumbuhan tanaman kacang hijau (Vigna radiata L.) dalam pengaruhnya dengan pemberian pupuk cair berbahan dasar kulit pisang dan air cucian beras. Pupuk organik cair (POC) plus air sederhana, pupuk organik cair (POC) dengan diberikan campuran air beras, dan air murni atau biasa adalah tiga bahan yang diuji. Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan pupuk organik cair kulit pisang kepok terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tumpatan, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi  Sumatera Utara. Selama 2 minggu, mulai dai tanggal 14-26 April 2023. Penelitiann menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 2 kali pengulangan, yaitu P0 = tanpa pupuk dan tanpa disiram apapun(Kontrol), P1 = hanya disiriam menggunakan air biasa tanpa campuran pupuk, P2 = Pupuk organik cair (POC) kulit pisang kepok dengan campuran air biasa, P3 = Pupuk organik cair (POC) kulit pisang kepok dengan menggunakan campuran air beras. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, dan jumlah dauni. Penelitian didapatkan bahwa perlakuan P0 tanaman hanya memiliki tinggi 8cm dan memiliki daun yang berjumlah 10 lembar daun, P1 tanaman memiliki tinggi 10cm dengan jumlah daun 11 lembar, P2 tanaman memiliki tinggi 12cm dengan daun berjumlah 11 lembar, dan P3 tanaman memiliki tinggi 14cm dengan daun berjumlah 18 lembar daun. Hasil penelitian didapatkan bahwa perlakuan P3 memberikan hasil terbaik pada semua parameter pengamatan Kata Kunci:  Kacang hijau, Kulit pisang kepok, Pupuk Organik Cair (POC).
Pengaruh Model Project Based Learning (PjBL) Bermuatan SDGs Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Pada Materi Perubahan Iklim Dicky Armanda; Kartika Manalu
Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 9 No 4 (2026)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/cetta.v9i4.5578

Abstract

This study aims to determine the effect of the Project Based Learning (PjBL) model containing Sustainable Development Goals (SDGs) on students' problem-solving abilities in climate change material. The main problem of this study is the low ability of students to plan and evaluate solutions to environmental problems, due to the dominance of conventional approaches in the classroom. The method used is a quasi-experimental with Pretest-Postest Control Group Design for class X students of MAN 2 Deli Serdang. Data on problem-solving abilities were collected through essay tests based on Polya indicators and analyzed using the One-Way Anova test. The results showed that there was a significant difference between the experimental class and the control class (F count 108.280; Sig. <0.001). Students in the experimental class who implemented PjBL containing SDGs achieved significantly higher achievements in all problem-solving indicators than the control class, especially in the stages of planning solutions, implementing plans, and reviewing results. This proves that the SDGs-based PjBL model does not only function as a method variation, but is a transformative pedagogical intervention that effectively bridges the gap between academic theory and students' practical skills in synthesizing climate change mitigation solutions in a concrete and logical manner.
Inovasi Ecobrick untuk Pengolahan Sampah Plastik dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Negeri Tongging Siti Zuhairoh Ritonga; Arifa S Zidana Pane; Dicky Armanda; Hainun Hanifah; M. Fiqri Alwan Dzaki
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.7182

Abstract

Sampah plastik merupakan permasalahan lingkungan yang terus meningkat karena sifatnya yang sulit terurai, termasuk di Desa Negeri Tongging sebagai kawasan wisata. Akumulasi sampah plastik berpotensi menurunkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat apabila tidak dikelola secara tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah plastik melalui inovasi ecobrick berbasis pemberdayaan masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi observasi dan identifikasi permasalahan sampah, sosialisasi pengelolaan sampah, pelatihan dan praktik langsung pembuatan ecobrick, serta penerapan program tukar sampah plastik menjadi sembako sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif dan dokumentasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif sekitar 35 kepala keluarga dengan total sampah plastik terkumpul ±25 kg yang diolah menjadi sekitar 40 unit ecobrick. Selain itu, terjadi peningkatan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dan berkurangnya praktik pembakaran sampah rumah tangga. Program tukar sampah plastik dengan sembako terbukti efektif mendorong keterlibatan masyarakat secara berkelanjutan. Simpulan kegiatan ini menunjukkan bahwa ecobrick merupakan solusi pengelolaan sampah plastik yang aplikatif, partisipatif, dan berkelanjutan, serta mampu memberikan dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat Desa Negeri Tongging.