Wirda Rahmatillah
Universitas Jambi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DENGAN SIKAP SOPAN SANTUN SISWA TERHADAP GURU DI SMP Wirda Rahmatillah; Akmal Sutja; Affan Yusra
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol. 7 No. 02 (2023): Volume 07 Number 02, November 2023
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v7n02.p146-154

Abstract

Penelitian ini merupakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian korelasi, yang menjelaskan bagaimana hubungan antar dua variabel, penelitan ini membahas masalah-masalah terkait sopan santun siswa terhadap guru, sopan santun siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor salah satunya faktor eksternal karena adanya oleh siswa, salah satunya yaitu adanya konformitas teman sebaya. tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan kualitas sikap sopan santun siswa terhadap guru dan konformitas teman sebaya dan mengungkapkan hubungan antara konformitas teman sebaya dan sikap sopan santun siswa terhadap guru. Pengumpulan data penelitian menggunakan angket yang terdiri dari angket untuk dua variabel. Adapun untuk penarikan sampel menggunakan teknik Total Sampling, Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 70 orang siswa kelas VII tahun ajaran 2022/2023 SMP. Penelitian ini menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konformitas teman sebaya memiliki persentase sebesar 73% sedangkan sikap sopan santun siswa terhadap guru 53%. uji hipotesis m,nunjukkan analisis korelasi kedua variabel tersebut adalah r = 0.525. terdapat terdapat hubungan positif signifikan konformitas teman sebaya dengan sikap sopan santun siswa terhadap guru dan termasuk ke dalam korelasi 0.41-0.70 yang artinya korelasi sedang :hubungan memadai. Berdasarkan hasil penelitian, Peneliti memberikan saran untuk Guru BK dapat membuat program tentang layanan konseling dalam rangka mengedukasi siswa terkait konformitas teman sebaya serta sikap sopan santun. Kata Kunci: Konformitas Teman Sebaya, Sopan Santun Siswa Terhadap Guru.
STUDI KASUS BULLYING DI SEKOLAH: FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU SISWA SEBAGAI PEMICU BULLYING DAN DAMPAKNYA TERHADAP KORBAN Wirda Rahmatillah; Maryamah; Rizka Isnata; Tania Jayatri; Shinta Wulandari; Aulia Sitawani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress.
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4863

Abstract

ABSTRACT Bullying in elementary schools presents a significant challenge in establishing a safe educational environment that fosters student development. This study aims to identify the factors influencing bullying, including individual characteristics, family dynamics, and peer group interactions, as well as to examine its impact on victims. A case study of a student who experienced bullying revealed that individual behaviors and a lack of family attention play crucial roles in triggering negative interactions at school. This research also proposes practical solutions, such as psychoeducation programs, strengthening communication between students and teachers, enhancing family involvement, and implementing a multidimensional approach engaging various stakeholders. With proper strategy implementation, bullying can be minimized, promoting an inclusive and supportive learning environment. Key word :Bullying, Elementary School, Individual Behavior; Family Role, Peer Interaction ABSTRAK Bullying di sekolah dasar menjadi salah satu tantangan utama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung perkembangan siswa.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya bullying, baik dari segi karakteristik individu, keluarga, maupun dinamika sosial teman sebaya, serta mengeksplorasi dampaknya terhadap korban.Studi kasus pada siswa yang menjadi korban bullying mengungkap bahwa perilaku individu dan kurangnya perhatian dari keluarga memainkan peran penting dalam memicu interaksi negatif di sekolah.Penelitian ini juga menawarkan solusi praktis berupa program psikoedukasi, penguatan komunikasi antara siswa dan guru, peningkatan peran keluarga, serta pendekatan multidimensional yang melibatkan berbagai pihak.Dengan implementasi strategi yang tepat, diharapkan fenomena bullying dapat diminimalkan, sehingga tercipta lingkungan belajar yang inklusif dan kondusif. Kata Kunci :Bullying, Sekolah Dasar, Perilaku Individu,Peran Keluarga, Interaksi Teman Sebaya