Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Perubahan Kondisi Ekonomi UMKM di Desa Way Huwi Kabupaten Lampung Selatan Sebelum dan Saat Pandemi Covid-19 (Studi Kasus UMKM di Sekitar ITERA Desa Way Hui Kecamatan Jati Agung) Chendy Aurellya; Arivina Ratih Yulihar Taher
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the effect of the Covid-19 pandemic on turnover, profits and capital of MSMEs in Way Huwi Village before and during the pandemic. The population studied included 266 food businesses in the village. The purposive sampling method was used with 71 food traders as samples. Data was collected through interviews, documentation, financial reports and literature studies. Analysis was carried out using IBM SPSS 28 for Windows. The test results show that turnover, profits and capital of MSMEs show significant differences before and during the pandemic. This is shown through the Wilcoxon rank test because the data is not normally distributed.
Kontrol Korupsi, Nilai Tukar Perdagangan, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja, dan Utang Jangka Pendek Serta Pengaruhnya Terhadap Perekonomian di 25 Negara Upper-Middle Income Rafli Ilham Pratama; Arivina Ratih Yulihar Taher
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 4: Mei 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i4.3547

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi, dan menganalisis pengaruh kontrol korupsi, net barter term of trade index, tingkat partisipasi angkatan kerja, dan short-term debt terhadap GDP (Gross Domestic Product) di 25 negara upper-middle income pada tahun 2012-2021 secara parsial dan simultan Pengujian kesesuaian model, pengujian asumsi klasik, model regresi linier data panel, uji t dan f untuk pengujian hipotesis, dan interpretasi koefisien determinasi merupakan teknik analisis yang digunakan.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol korupsi, net barter term of trade index, dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap GDP di 25 negara Upper-middle income pada tahun 2012-2021. Short-term debt berpengaruh negatif dan signifikan terhadap GDP di 25 negara upper-middle income pada tahun 2012-2021. Kontrol korupsi, net barter term of trade index, TPAK, dan short-term debt secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap GDP di 25 negara upper-middle income pada tahun 2012-2021.
Determinan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Perempuan di Indonesia: Studi 34 Provinsi Tahun 2019–2024 Nazwa Shihab; Arivina Ratih Yulihar Taher; Vitriyani Tri Purwaningsih
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5495

Abstract

Ketenagakerjaan memiliki kontribusi strategis meningkatkan perekonomian. Tetapi di Indonesia, daripada laki-laki, tingkat partisipasi angkatan kerja perempuannya tergolong lebih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh rata-rata lama sekolah perempuan, angka harapan hidup perempuan, pengeluaran perkapita perempuan, perempuan yang mengakses internet, serta cuti melahirkan terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan (TPAKP). Penelitian ini menggunakan metode regresi data panel FEM selama 2019–2024 di 34 provinsi Indonesia. Hasilnya memperlihatkan bahwa angka harapan hidup perempuan, akses terhadap internet, serta kebijakan cuti melahirkan berpengaruh positif terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan (TPAKP) secara positif signifikan. Di sisi lain, rata-rata lama sekolah perempuan serta pengeluaran perkapita perempuan berpengaruh negatif signifikan.Secara keseluruhan, variabel terikat dalam model terbukti berpengaruh signifikan terhadap TPAKP dengan nilai koefisien determinasi 92,8%. Hal tersebut memberikan penjelasan bahwa peningkatan partisipasi perempuan dalam dunia ketanagkerjaan tidak hanya dipengaruhi dari faktor modal manusia, tetapi juga dari keadaan ekonomi, akses teknologi, serta kebijakan ketenagakerjaan yang berlaku. Oleh sebab itu, diperlukan perumusan kebijakan terintegrasi maupun berkelanjutan supaya mendorong peningkatan partisipasi perempuan dalam pasar tenaga kerja.