p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Perikanan
Bernita br Silaban
Universitas Pattimura

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KARAKTERISTIK FISIK-KIMIA MOLUSKA YANG DIKONSUMSI DARI PERAIRAN PANTAI WAIPO KECAMATAN AMAHAI KABUPATEN MALUKU TENGAH Bernita br Silaban
Jurnal Perikanan Unram Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v13i3.650

Abstract

 Moluska dari jenis Polymesoda erosa, Anadara antiquata, dan Terebralia palustris merupakan hasil laut yang paling banyak ditangkap dan dikonsumsi oleh masyarakat di Negeri Haruru. Hingga kini informasi ilmiah dan karakteristik dari moluska yang selama ini dikonsumsi oleh masyarakat belum diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik dan kimia dari moluska yang dikonsumsi. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2023 bertempat di Perairan Pantai Waipo, Negeri Haruru Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi terstruktur, mengamati setiap tahapan proses, mengambil sampel dan mengukur mutunya di laboratorium. Parameter fisik yang dianalisa meliputi pengukuran morfometrik. Parameter lingkungan berupa: suhu, pH dan salinitas sedangkan parameter kimia meliputi kadar air, protein, lemak, abu, karbohidrat dan mineral kalsium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik fisik moluska yang dikonsumsi dari Perairan Waipo Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah memiliki ukuran tubuh yang bervariasi. Ukuran tubuh Anadara antiquata tergolong kecil 2,6-4,5 cm, Polymesoda erosa berukuran besar 6,5-9,4 cm, Terebralia palustris berukuran sedang  yaitu 5,2-7,4 cm. Pertumbuhan tubuh dari ketiga jenis moluska ini bersifat alometrik negative (b<3) yaitu pertambahan diameter cangkang lebih cepat dibandingkan pertambahan bobot. pH pada perairan berkisar antara 7,4-7,9; suhu 27-300C dan salinitas antara 26-30 ‰. Karakteristik kimia dari ke tiga jenis moluska ini memiliki kadar air berkisar antara 80,26-83,86% (bk), abu 0,91-2,15% (bk), lemak 0,23-5,63% (bk), protein 10,74 -15,48% (bk) dan karbohidrat 0,42-2,4% (bk) sedangkan mineral Ca sebesar 0,07-0,11 mg/L (bk). Komposisi kimia tertinggi terdapat pada moluska jenis Terebralia palustris sedangkan terendah pada jenis Anadara antiquata.