Berdasarkan hasil observasi pada Bulan Agustus 2021 di ruang filling Rumah Sakit Umum Prima Medika menunjukkan dari 115 berkas rekam medis terdapat sejumlah 81 (70%) berkas rekam medis mengalami kerusakan pada sampul yang berbahan kertas sehingga mudah rusak saat penyimpanan dikarenakan berkas rekam medis berdesakan dan kuranganya tempat filling atau rak penyimpanan (machine) berkas rekam medis. Hal ini menyebabkan sebagian berkas rekam medis harus disimpan secara bertumpuk dan tidak beraturan sehingga menimbulkan kerusakan pada berkas rekam medis dan salah pengambilan berkas rekam medis saat diperlukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas unsur manajemen (machine, material, method) terhadap perlindungan berkas rekam medis rawat inap. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif, dengan sampel sebanyak 4 informan yang diperoleh dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang dugunakan adalah pedoman wawancara dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga tema yang berperdan dalam memberikan perlindungan terhadap berkas rekam medis rawat inap di RSU Prima Medika yaitu unsur machine, material, method. Dari unsur machine, masih terdapat kekurangan rak penyimpanan berkas rekam medis unsur material, map (sampul) berbahan kertas yang berfungsi sebagai pelindung dari berkas rekam medis terbuat dari bahan kertas yang tipis dan mudah robek sedangkan pada berkas rekam medis dan menggunakan tinta berwarna hitam yang memiliki kualitas tinta yang bagus sehingga tidak menyebabkan kerusakan berkas rekam medis seperti rusak akibat tinta luntur. Unsur method, pada unit filling berkas rekam medis di RSU Prima Medika sudah memiliki SPO mengenai sistem penyimpanan berkas rekam medis sebagai pedoman pelaksanaan penyimpanan berkas rekam medis tetapi tidak memiliki memiliki SOP mengenai pemeliharaan berkas rekam medis dari kerusakan.