Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Integrasi Digital Marketing Dan CRM Untuk Meningkatkan Retensi Pelanggan Dalam Industri Pendidikan Daring Yufi Priyo Sutanto; Nurul Farida; Sunan Trioko
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Januari 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i1.654

Abstract

Penelitian ini membahas integrasi antara Customer Relationship Management (CRM) dan pemasaran digital untuk meningkatkan retensi pelanggan dalam industri pendidikan daring. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis peran CRM dalam identifikasi, pengelolaan, dan retensi pelanggan, serta mengukur dampak integrasi dengan inovasi pemasaran digital terhadap efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi CRM dan pemasaran digital mampu meningkatkan retensi pelanggan hingga 20% dan efisiensi operasional hingga 50%. Faktor kunci keberhasilan adalah personalisasi layanan berbasis data dan otomatisasi proses pemasaran. Penelitian ini menawarkan rekomendasi strategis untuk lembaga pendidikan daring dalam memanfaatkan teknologi CRM dan pemasaran digital guna meningkatkan pengalaman pelanggan dan keberlanjutan bisnis.
Strategi Manajemen Pelaku UMKM Dalam Pengelolaan SDM Dan Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual: Studi Kasus : Di Sektor Kreatif Wilayah Pemerintahan Kota Blitar Sunan Trioko; Ulva Roifatul Lailin; Cindy Ayu Amelia
AKSIOMA : Jurnal Manajemen Vol 4 No 1 (2025): AKSIOMA : Jurnal Manajemen [Februari-Juli 2025]
Publisher : Program Studi Manajemen dan Magister Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Katolik Widya Mandira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/aksioma.v4i1.4373

Abstract

The purpose of this study is to evaluate the strategies of human resource management (HR) and intellectual property rights (IPR) protection implemented by micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in the creative wood sector, especially Griya Kayu. Data was collected through observation, documentation, and in-depth interviews. Research shows that hands-on training and productivity-based incentive systems are still used informally to manage human resources. Although the practice is effective, this method does not guarantee progress in the long run. Since more than 97% of the workforce in Indonesia is employed by MSMEs, which account for more than 60% of the national GDP as well as high costs and information limitations, most MSME manufacturers have not registered their product brands and designs. They rely more on publications, which do not have sufficient legal force, as proof that they are genuine. Due to information and cost limitations, IPR protection has not been a priority. Recommendations include training in human resource management and the government should facilitate IPR registration. The research not only identifies strategies and challenges faced by MSMEs, but also makes practical suggestions for the sustainable development of key barriers such as capital limitations, lack of legal understanding, and access to information. However, with the support of the government and strategic partners such as NGOs and educational institutions, there are opportunities. Some of the micro, small, and medium enterprises (MSMEs) have succeeded in managing their businesses, including in the field of wooden handicraft accessories, drums, bags, and handicrafts sold around the Bungkarno Cemetery in Blitar City.
Digital Persona, Flexible Hustle dan Exposure Anxiety pada Minat Wirausaha Digital Gen Z Mudrifah Mudrifah; Sunan Trioko
Solusi Vol. 23 No. 4 (2025): October
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v23i4.13048

Abstract

Fenomena meningkatnya ketertarikan Generasi Z terhadap kewirausahaan digital di tengah tekanan ekonomi kreatif, persaingan platform daring, dan tuntutan pencitraan diri di media sosial menunjukkan munculnya tantangan baru dalam membangun identitas dan motivasi berwirausaha digital. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana digital persona, flexible hustle, dan exposure anxiety membentuk minat berwirausaha digital pada Generasi Z di Kota Blitar. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif interpretatif dengan desain fenomenologi, yang memungkinkan peneliti menggali makna subjektif pengalaman individu dalam konteks digital entrepreneurship. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh informan yang terdiri atas pelaku dan calon wirausaha digital, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik berdasarkan tahapan Braun dan Clarke. Hasil penelitian mengungkapkan tiga tema utama. Pertama, digital persona yang autentik berperan sebagai modal sosial digital, membangun kepercayaan publik dan memperkuat reputasi daring yang menjadi fondasi bagi aktivitas kewirausahaan. Kedua, flexible hustle muncul sebagai strategi adaptif yang membantu Gen Z menavigasi keterbatasan pasar kerja formal melalui kreativitas, fleksibilitas waktu, dan kemampuan lintas platform digital. Ketiga, exposure anxiety menciptakan ambivalensi emosional yang, meskipun semula menekan, dapat bertransformasi menjadi motivasi reflektif untuk belajar, beradaptasi, dan meningkatkan kapasitas diri. Ketiga tema tersebut saling berinteraksi secara dinamis, membentuk pola reflektif yang memperkuat minat berwirausaha digital. Secara teoretis, penelitian ini memperluas Theory of Planned Behavior dengan menambahkan dimensi digitalitas dan dinamika psikososial khas Generasi Z. Secara praktis, hasil penelitian menegaskan pentingnya identitas digital yang autentik, fleksibilitas kerja kreatif, dan literasi emosional digital sebagai prasyarat tumbuhnya kewirausahaan muda di era ekonomi digital.
Analisis Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Kinerja Pengurus dan Anggota pada Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Sunan Trioko; Shion Varrel Simarmata
Trending: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Vol. 4 No. 4 (2026): Oktober: Trending: Jurnal Manajemen dan Ekonomi
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/trending.v4i4.8049

Abstract

The establishment of Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) represents an effort to strengthen community-based economic institutions at the local level. The effectiveness and sustainability of the cooperative are closely related to the quality of human resources managing and participating in its activities. This study aims to analyze human resource management in improving the performance of administrators and members of KKMP Gedog, Blitar City, with particular emphasis on competence, task distribution, leadership, communication, coordination, and supervision. This research employed a qualitative case study approach. Data were obtained through interviews, observation, and documentation involving cooperative administrators and members as the main sources of information. Data were analyzed descriptively through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that the human resources of KKMP Gedog have adequate capacity to support the implementation of cooperative activities. This capacity is reflected in the administrators’ ability to perform organizational functions, distribute responsibilities, coordinate activities, communicate with members, and work collectively in carrying out cooperative programs. Nevertheless, several technical aspects, particularly cooperative administration, financial management, digitalization, standard operating procedures, and continuous competency development, still require strengthening. The study implies that sustainable human resource development is necessary to maintain and improve the performance and institutional capacity of KKMP Gedog.