Winna Sarikusumaningtyas
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Panca Sakti Bekasi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KINERJA BAURAN PEMASARAN JASA KREDIT SERTA FAKTOR EKSTERNAL DAN INTERNAL NASABAH TERHADAP KEPUASAN DAN IMPLIKASINYA PADA LOYALITAS NASABAH Winna Sarikusumaningtyas
Media Bina Ilmiah Vol. 17 No. 10: Mei 2023
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilah suatu bank dinilai dari dari bagaimana dana dipertahankan dan dikembangkan. Dalam pemasaran, ada proses yang dinamakan tingkah laku pasca pembelian yang didasarkan rasa puas dan tidak puas. Hubungan ini terletak pada ekspektasi nasabah dengan produk yang diterima. Jika produk tidak memenuhi harapan nasabah maka nasabah merasa tidak puas. tetapi bila melebihi harapan nasabah maka nasabah akan merasa puas dan melakukan pembelian kembali.Terkait dengan pemberian kredit konsumsi pada nasabah khususnya nasabah bekerja sebagai karyawan seperti pegawai anggota koperasi, PNS, pegawai swasta dan lainnya, mengkoreksi salah satu persyaratan bank dalam menilai kondisi debitur yaitu dalam hal collateral (jaminan khususnya agunan)  tidak menjadi persyaratan dalam pemberian kredit Multiguna Tanpa Agunan (MTA) kepada nasabah.Dalam penelitian ini dilakukan analisis statistik menggunakan Structural Equation Modelling (SEM). Data yang diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner yang mempunyai skala pengukuran ordinal dan untuk memenuhi syarat data yang digunakan sekurang-kurangnya mempunyai tingkat pengukuran interval pada estimasi model menggunakan pendekatan maximum likelihood pada Lisrel, data yang dikumpulkan dari kuisioner terlebih dahulu ditransformasikan menjadi skala interval menggunakan Method of Successive Interval  (MSI). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu 1) Dalam kinerja bauran pemasaran jasa kredit MTA, Bank Fokus dirasakan oleh nasabah sebagai bank yang lebih menarik nasabah pada aspek harga. 2) Pada aspek kelompok acuan yaitu pengaruh rekan sekantor/atasan kepada nasabah pada saat pengajuan kredit MTA yang terbanyak direspon oleh individu nasabah adalah pada Bank Fokus. Untuk faktor internal, Bank Lain pemberi kredit merupakan bank yang dinilai nasabah banyak merespon dan memahami faktor usia dan faktor gaya hidup. Motivasi dari nasabah merupakan alasan utama nasabah mengajukan kredit kepada Bank Lain, sementara faktor kepribadian nasabah lebih direspon di Bank Fokus. 3) Dimensi bauran pemasaran jasa kredit mempunyai hubungan yang erat dengan faktor eksternal dan internal individu nasabah. 4) Variabel eksogen yang mempunyai pengaruh terbesar pada kepuasan nasabah adalah aspek bauran pemasaran jasa kredit. 5) Adanya pengaruh yang bermakna dari ketiga variabel tersebut secara parsial diperoleh pengaruh terbesar adalah variabel kepuasan nasabah terhadap loyalitas nasabah. Secara simultan, dapat disampaikan bahwa perpaduan antara aspek-aspek dalam variabel bauran pemasaran jasa, pemahaman faktor eksternal dan internal disertai dengan rasa puas nasabah pada gilirannya akan mencerminkan keloyalitasan nasabah di Bank Fokus apabila bank tersebut dapat memenuhi aspek-aspek bauran pemasaran jasa kredit dan pemahaman faktor eksternal maupun internal individu nasabah secara memadai
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KESELAMATAN PASIEN TERHADAP KEPUASAN PASIEN KLINIK PRATAMA SEHATI KABUPATEN BANDUNG Hendra Permadi; Winna Sarikusumaningtyas; Sugeng Prayetno
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 5 No. 11 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

High-quality healthcare services are one of the main indicators of the success of primary healthcare facilities in meeting community healthcare needs. Along with increasing public awareness regarding healthcare quality, primary clinics are expected not only to provide efficient and responsive healthcare services but also to ensure patient safety throughout the healthcare process. Patient safety is an integral component of healthcare quality that directly influences patient trust and satisfaction. This study aimed to analyze the influence of service quality and patient safety on patient satisfaction at Sehati Primary Clinic, Bandung Regency. This study employed a quantitative survey approach involving 60 respondents selected through Slovin’s Formula. Data were collected using a structured questionnaire measured with a five-point Likert scale. Multiple linear regression analysis was performed using SPSS. The results indicate that service quality has a positive and significant effect on patient satisfaction (β = 0.460; p < 0.001). Patient safety also has a positive and significant effect on patient satisfaction (β = 0.397; p = 0.001). Simultaneously, both variables significantly affect patient satisfaction (F = 41.045; p < 0.001), with an R-square value of 0.590, indicating that 59% of patient satisfaction can be explained by service quality and patient safety. These findings suggest that improving healthcare service quality and strengthening patient safety culture are essential strategies for increasing patient satisfaction in primary healthcare facilities.