Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendidikan Wawasan Tradisi Melalui Peran Niniak Mamak Dalam Adat Masyarakat Yuliantoro Yuliantoro; Dewi Liesnoor Setyowati; Thriwaty Arsal; Apik Budi Santoso
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berangkat dari sikap prihatin melihat semakin pudarnya nilai-nilai tradisi daerah disebabkan tergerusnya zaman yang semakin modern tetapi generasi yang ada tidak lagi berpijak dari nilai-nilai adat yang ada untuk mengatur kehidupannya. Dari alasan ini bagaimana peran unsur adat untuk dijadikan solitaladan masyarakat dalam berbuat dan bertindak. Metode mengunakan pendekatan kualitatif, dalam pengumpulan data melalui observasi dan wawancara serta kajian literasi referensi jurnal dan buku yang membahas peran niniak mamak dalam adat masyarakat. Tujuan adalah mengulas dan mengetahui lebih jauh apa itu peran niniak mamak dalam adat istiadat masyarakat. Hasilnya dimana niniak mamak mempunyai peran berdasarkan tugas dan tanggung jawab atas anak kemenakannya yang memilik peran sebagai tempat berunding bagi anak kemenakannya dan pemerintah kanogerian sehingga tradisi terus terjaga dan diwariskan secara baik. Tradisi peran niniak mamak, salah satunya merupakan tugas dalam acara pernikahan contoh doa kepada dua mempelai agar dapat nilai berkah dari doa niniak mamak untuk kebaikkan dalam hubungan pernikahan kedepannya, hal ini dilakukan secara turun temurun dalam tradisi masyarakat Kuantan Singingi.
Developing Digital Media Based on Local Wisdom to Increase Student Engagement in Social Studies Learning Yuliantoro Yuliantoro; Dewi Liesnoor Setyowati; Thriwaty Arsal; Apik Budi Santoso
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i3.8385

Abstract

Student engagement in social studies learning at the junior high school level remains a challenge, often due to limited contextual teaching methods and conventional media. This study addresses the need for media innovation by developing digital learning materials that integrate local wisdom to enhance relevance and engagement. The research employed a Research and Development (RD) approach using the ADDIE model, which includes the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The media was designed using content on local wisdom—hutan larangan and sungai larangan—and developed through Canva and Heyzine platforms into interactive digital formats. Expert validation was conducted for content and media design. Implementation involved two trials: a small group (40 students) and a large group (92 students). Data were collected through questionnaires assessing feasibility and student engagement. Expert validation rated the media as highly feasible, with scores of 94% (content) and 95% (media design). Student responses were also highly positive, scoring 90% in the small group and 92% in the large group. Student engagement significantly improved, rising from 60% to 90% in the small group and from 62% to 93% in the large group following media implementation. The findings demonstrate that digital media based on local wisdom effectively increases student engagement in social studies learning. The integration of culturally relevant content and interactive design fosters greater interest and participation, suggesting strong potential for broader application in educational settings.
ANALISIS POLA SEBARAN FASILITAS WISATA DAN KARAKTERISTIK KAWASAN BISNIS PARIWISATA DI KOTA CIREBON Arla Janitra Berliana; Apik Budi Santoso; Saptono Putro; Edi Kurniawan
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 13, No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v13i2.31508

Abstract

Abstrak: Kawasan Binis Pariwisata terbentuk karena adanya kelengkapan fasilitas yang semula ditunjukkan untuk pelayanan umum dan kegiatan yang bersifat komersial beralih menjadi daya tarik wisata. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pola sebaran fasilitas wisata dan karakteristik Kawasan Bisnis Pariwisata serta tingkat kepuasan wisatawan di Kota Cirebon. Analisis data menggunakan teknik Analisis Tetangga Terdekat untuk menganalisis pola sebaran fasilitas wisata, Analisis spasial berbasis SIG untuk menganalisis karakteristik Kawasan Bisnis Pariwisata dan Importance Performance Analysis (IPA) untuk menganalisis tingkat kepuasan wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Pola sebaran fasilitas wisata di Kota Cirebon memiliki pola mengelompok pada setiap Landmark yang ada dengan nilai T = 0,597. 2) Karakteristik Kawasan Bisnis Pariwisata memiliki 4 karakteristik yang terbentuk dari integrasi antara Core Attraction, Central Business District Function dan Essential Services. 3) Tingkat kepuasan wisatawan menunjukkan bahwa 4 Atribut di Kuadran A, 7 Atribut di Kuadran B, 12 di Kuadran C dan 2 di Kuadran D. Abstract:  Tourism Business District is formed due to completeness of facilities that were originally intended for public services and commercial activities that have turned into tourist attractions. This study analyzes the distribution pattern of tourism facilities, TBD characteristics, and tourist satisfaction levels in Cirebon City. Data analysis uses the Nearest Neighbor Analysis technique to analyze the distribution pattern of tourism facilities, GIS-based spatial analysis to analyze the characteristics of Tourism Business Districts and Importance Performance Analysis (IPA) to analyze the level of tourist satisfaction. The results of the study show that: 1) The distribution pattern of tourism facilities in Cirebon City has a clustered pattern on each existing Landmark with values T = 0.597. 2) The characteristics of the Tourism Business District have 4 characteristics formed from the integration between Core Attraction, Central Business District Function, and Essential Services. 3) The level of tourist satisfaction shows that there are 4 Attributes included in Quadrant A, 7 in Quadrant B, 12 in Quadrant C and 2 in Quadrant D.