Rudi Hartono
Program S3 Pendidikan Bahasa Inggris, Sekolah Pascasarjana, Universitas Negeri Semarang, Semarang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Embedding Digital Literacy as a Means of Strengthening Knowledge in Maritime Higher Education Yusi Rahmawati; Januarius Mujiyanto; Rudi Hartono; Hendi Pratama
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecanggihan teknologi semakin meningkat pesat, mewajibkan seluruh unsur pendidikan melek digital. Melek digital tidak hanya tentang mengerti bagaimana cara menggunakan komputer, laptop, atau mobile phone namun lebih dari itu. Melek digital sangat diperlukan karena seluruh informasi, pengetahuan, dan ketrampilan dapat diperoleh dari kecanggihan teknologi digital. Budaya lierasi digital seyogyanya dapat ditanamkan di seluruh bagian di sebuah perguruan tinggi agar seluruh unsur dapat saling mendukung tingkat keberhasilan pendidikan. Melek digital perlu ditanamkan kepada para pendidik didalam sebuah pelatihan sebelum memulai proses mengajar para mahasiswa di era 5.0 dimana teknologi menjadi basis utama pelaksanaan seluruh kegiatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana menanamkan melek digital sebagai cara memperkuat pengetahuan para taruna di sekolah tinggi maritim karena kita mengingat bahwa di sekolah tinggi maritim kehidupan dan kegiatan pembelajarannya tidak sama dengan perguruan tinggi pada umumnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Hasil dari penelitian ini diharapkan mampu memberikan wawasan bagi para unsur pendidik dan tenaga kependidikan agar diperoleh kerjasama yang sinergis dalam mendukung budaya melek digital kepada para taruna di wilayah perguruan tinggi maritim. Hal ini dikarenakan kebutuhan melek digital sesuai dengan kebutuhan dunia kerja pastinya karena segala kegiatan masyarakat baik kehidupan, gaya hidup, maupun pekerjaan kantoran dan pekerjaan lapangan semua lekat dengan digital literacy dan penggunaan kecanggihan teknologi. Peneliti berharap para pembaca memahami bahwa perguruan tinggi maritim pun juga harus melek digital.
Blended Learning as an Alternative Teaching Method in Facing the Globalization of Higher Education in Indonesia Aprilia Riyana Putri; Januarius Mujiyanto; Rudi Hartono; Hendi Pratama
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengajar dan belajar tidak harus selalu di ruang kelas secara tatap muka. Dengan adanya pandemi virus covid-19 yang berlangsung sekitar tahun 2020 hingga 2022 dan hampir tersebar di seluruh dunia termasuk Indonesia. Covid-19 memberikan banyak sekali dampak serta menyadarkan seluruh masyarakat bahwa belajar dan mengajar tidak harus selalu berada di ruang kelas dengan tatap muka secara langsung. Karena kondisi tersebut, rata-rata semua instansi, perusahaan dan lembaga pendidikan melakukan pekerjaan dari rumah atau disebut work from home (WFH). Di dunia pendidikan, mulai dari level tk, sd hingga perguruan tinggi mewajibkan proses pembelajaran dan segala administrasi dilakukan dari rumah. Sehingga blended learning menjadi salah satu alternatif metode pengajaran yang paling efektif yang di gunakan saat adanya pandemi covid-19 dan kondisi saat ini untuk menghadapi globalisasi dalam Pendidikan tinggi khususnya di Indonesia. Globalisasi adalah proses yang bisa tersebar di seluruh dunia dan tidak bisa dihindari yang bisa memberikan dampak positif maupun negatif, tinggal bagaimana kita menyikapinya dengan bijak pada semua lini termasuk pada dunia Pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah agar mengetahui bagaimana implementasi metode pembelajaran blended learning dalam pembelajaran dalam menghadapi globalisasi. Metode yang digunakan yaitu metode studi kepustakaan (literature) dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode blended learning dalam menghadapi globalisasi sangat tepat. Di era globalisasi, para pendidik baik dari kalangan guru maupun dosen seyogyanya menggunakan beragam metode menarik dan beradaptasi dengan semakin canggihnya teknologi seperti metode pembelajaran blended learning, agar proses pembelajaran berjalan secara optimal.