Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Media Edukasi Leaflet dan Video terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Remaja tentang Seks Pranikah Leni Tri Wahyuni; Wuri Komalasari; Sri Marlia
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JULI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i1.8151

Abstract

Permasalahan seks pranikah di kalangan remaja menjadi perhatian global. Laporan UNICEF dan World Health Organization (WHO), di sejumlah negara maju, sekitar 60–70% remaja berusia 15-19 tahun terlibat dalam aktivitas seksual pranikah. Lebih memprihatinkan lagi, terjadi peningkatan penggunaan alat kontrasepsi di kalangan remaja. Laporan WHO tahun 2024 di 40 negara Eropa dan Asia Tengah, bahwa hanya 57% anak perempuan dan 61% anak laki-laki usia 15 tahun menggunakan kondom saat berhubungan seksual. Permasalahan ini juga terjadi di Indonesia. Indonesia berada pada peringkat ke-2 dalam kasus pernikahan anak di bawah umur. Data IDHS lima tahun terakhir, 8% remaja laki-laki dan 2% remaja perempuan usia 15–24 tahun sudah aktif melakukan hubungan seksual sebelum menikah. Pada usia 15-19 tahun tercatat 74% laki-laki dan 59% perempuan aktif secara seksual serta terlibat dalam hubungan seksual pranikah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas media edukasi leaflet dan video terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja tentang seks pranikah. Jenis penelitian ini adalah Quasy Eksperiment dengan rancangan pretest-posttest two group design. Sampel berjumlah 58 siswa-siswi SMA dengan membagi 2 kelompok, yaitu 29 dengan media leaflet dan 29 dengan media video. Analisis data dilakukan dengan uji statistik univariat dan bivariat dengan menggunakan Wilcoxon, kepercayaan 95%, α = 0,05. Hasil penelitian dari media leaflet, didapatkan pengetahuan baik sebelum perlakuan 48,83 % dan sesudah 51,72%, sikap positif sebelum perlakuan 34,48% dan sesudah 55,17%. Dengan media video, pengetahuan baik sebelum perlakuan 55,17% dan sesudah 68,97%, sikap positif sebelum perlakuan 48,28% dan sesudah 62,07 %.  Hasil uji statistik menunjukkan ada perbedaan efektivitas pengetahuan dengan media edukasi leaflet dan video dengan p-value 0,022, sedangkan sikap, ada perbedaan efektivitas antara media edukasi leaflet dan video dengan p-value 0,026. Dapat disimpulkan bahwa media edukasi video lebih efektif daripada leaflet..Kata Kunci:  Seks Pranikah, Edukasi Remaja, Media Leaflet dan Video, Pengetahuan dan Sikap
Sosialisasi Bahaya Menggunaan Gadget Pada Remaja di Kelurahan Andalas Samsi Narti; Yuni Surya Putri; Sri Marlia; Azkiyaunnisa Azkiyaunnisa
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): Juli 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/yj90e842

Abstract

Penggunaan gadget yang berlebihan dapat memberikan dampak yang buruk pada kesehatan dan menurunnya minat belajar remaja. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang bahaya penggunaan gadget pada remaja di kelurahan andalas.Metode kegiatan ini dengan ceramah, diskusi dan tanya jawab. Jumlah pesrta sebanyak 32 orang. Media yang digunakan leaflet, infokus, laptop serta powerpoint. Hasil pengabdian diperoleh fakta bahwa peserta memberikan respons yang sangat baik, mengingat dampak negative dari penggunaan gadget dapat merusak pertumbuhan karakter remaja. Peserta bahkan berharap kegiatan sosialisasi sejenis ini akan berkesinambungan. Mempertimbangkan berbagai persoalan yang berkaitan dengan pengaruh gadget pada remaja maka penting untuk dilakukan sosialisas bagi remaja sehingga bisa menerima informasi pengetahuan yang benar serta akurat mengenai pengaruh gadget pada remaja dan dapat melalui masapubertas dengan baik di kelurahan andalas.