Ferani Mulianingsih
Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Future Perspective of School Flood Disaster Education in Semarang Ferani Mulianingsih; Erni Suharini; Eko Handoyo; Arif Purnomo
International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 9 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data from BPBD in 2022, there are 142 junior high schools affected by the flood disaster. One of the concerns of disaster management is that people are reluctant to start pre-disaster measures at the individual level. Disaster education taught in schools, offers the most important answers for disaster mitigation. This study aims to identify factors that increase student awareness for flood disaster reduction. This study is based on a survey in five junior high schools in Semarang. Different levels of awareness have been defined to identify factors for effective education at each level. The results of the study show that disaster education in schools can currently increase the perspective of flood disaster risk, but students do not yet know the importance of pre-flood disaster and take concrete actions to reduce flood risk. Future disaster education in schools can be an active learning for students. Community involvement is the most important factor in disaster education in schools.
Menjawab Dilema Kurikulum Merdeka: Diferensiasi Pembelajaran Dan Motivasi Belajar IPS Fitria Salsabilla; Ferani Mulianingsih
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 10 No. 1 (2026): Vol X Edisi I 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbasis gaya belajar dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kota Semarang, Indonesia, untuk menjembatani kesenjangan antara teori ideal dan realitas praktis di era Kurikulum Merdeka yang menuntut pendidikan personal dan adaptif. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh tes diagnostik gaya belajar terhadap strategi diferensiasi guru serta mengungkap pengalaman siswa dalam meningkatkan keterlibatan dan motivasi intrinsik. Metode studi kasus kualitatif digunakan, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada satu guru IPS dan enam siswa, observasi partisipatif di kelas, serta analisis dokumen asesmen diagnostik. Temuan utama menunjukkan dilema praktis seperti keterbatasan waktu yang diatasi dengan solusi adaptif seperti sosiodrama dan video, serta peningkatan motivasi intrinsik siswa yang selaras dengan teori motivasi intrinsik. Penelitian ini memperkuat peran diferensiasi dalam pendidikan inklusif, mendukung heterogenitas siswa sesuai Kurikulum Merdeka. Implikasi praktis meliputi rekomendasi asesmen diagnostik sederhana dan variasi media bagi guru, mendorong diferensiasi sebagai proses adaptif. Meskipun terbatas pada satu kasus, triangulasi data memastikan validitas, berkontribusi pada praktik pendidikan Indonesia yang lebih responsif.