Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Stres pada Mahasiswa yang sedang Menyelesaikan Skripsi: Sebuah Kajian Literatur Dwi Anjarwati; Rakhmaditya Dewi Noorrizkki
Flourishing Journal Vol. 4 No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v4i52024p201-209

Abstract

Stress is a problem that happens to everyone; it’s just the level of stress they have that differentiates them from other people. The stress felt by students who are completing their thesis also varies at different levels. This article aims to find out how much stress levels there are among students who are completing their thesis, where this stress level is greatly influenced by various external factors that exist outside of us, but it cannot be denied that internal factors within ourselves also have an important influence. This study uses a literature review method in which the author combines and analyzes 7 scientific journals and 1 news about stress levels in students who have completed their theses over the last ten years. The results of the literature study show that factors that can reduce stress levels in students who are completing their thesis are religious activities by carrying out the five daily prayers on time, fasting sunnah, performing sunnah prayers, and praying seriously. This research plays a role in helping students to better prepare themselves to work on their thesis so that there are minimal problems in the completion process. AbstrakStres adalah suatu permasalahan yang terjadi pada setiap orang, hanya saja tingkat stres yang dimiliki yang membedakannya dengan orang lain. Stres yang dirasakan oleh mahasiwa yang sedang menyelesaikan skripsi juga berbeda-beda tingkatan. Artikel ini memiliki tujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkatan stres oleh mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsi, yang mana tingkat stres ini sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal yang ada di luar diri kita, namun tak dipungkiri bahwa faktor internal dalam diri juga berpengaruh penting. Studi ini menggunakan metode tinjauan literatur yang mana penulis menggabungkan dan menganalisis dari 7 jurnal ilmiah dan 1 berita tentang tingkat stres pada mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsi selama sepuluh tahun terakhir. Hasil studi literatur memperlihatkan bahwa faktor yang dapat menurunkan tingkat stres pada mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsi yaitu aktivitas religius dengan melaksanakan sholat lima waktu tepat waktu, berpuasa sunnah, melakukan sholat sunnah, dan berdoa dengan sungguh-sungguh. Penelitian ini berperan untuk mahasiswa agar bisa lebih menyiapkan dirinya lagi untuk mengerjakan skripsi supaya minim permasalahan-permasalahan dalam proses penyelesaiannya.
Efektivitas Edukasi Pemanfaatan Bunga Telang sebagai Minuman Herbal Kesehatan di Desa Sumurgung, Tuban Suhartono Suhartono; Abid Reza Fahedy; Afivah Afivah; Ahmad Umar Zacky; Avelia Suprehatin; Andika Bintang Wijaya; Diah Bekti Ardiyanti; Dwi Anjarwati; Faysa Ayu Arnindhita; Heni Mustika Rini; Hidayat Hidayat; Husnun Nadzirotul Lailiyyah; Moch. Bima Dwi Novi Andre; ⁠Muhammad Fitro Rizalis Syifa; Nailil Hidayah; Novitasari Ningsih; Olivia Kurnia Dewi; ⁠Ria Puspita; Sabila Karimatun Nisa; ⁠Setiya Husada; Siti Herlinda Oktafia; Syahrul Putra Pratama; Vina Reza Antika; Weni Elisa Indah Sari; Yuyun Andriyani
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/0cv9t878

Abstract

Pemanfaatan tanaman herbal sebagai alternatif peningkatan kesehatan masyarakat masih belum optimal, termasuk pemanfaatan bunga telang di Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban. Sebagian besar masyarakat hanya mengenal bunga telang sebagai tanaman hias dan belum memahami manfaat maupun cara pengolahannya menjadi minuman herbal kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan bunga telang sebagai minuman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan berbasis masyarakat melalui tahapan observasi, penyuluhan, pelatihan praktik, dan evaluasi. Penyuluhan dilakukan untuk memberikan informasi mengenai kandungan dan manfaat bunga telang, sedangkan pelatihan difokuskan pada praktik pembuatan minuman herbal bunga telang. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah bunga telang menjadi minuman herbal. Masyarakat juga menunjukkan antusiasme dan minat untuk memanfaatkan bunga telang sebagai alternatif minuman sehat bagi keluarga. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat serta mendorong pemanfaatan potensi lokal sebagai upaya mendukung kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.