Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN PROGRAM INTERVENSI STUNTING PADA BALITA DAN IBU HAMIL DENGAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Rumintan Tampubolon; Misrawati; Wisnu Aditia Wardana Ginting; Sofia Yulidar Hafni; Nurul Rahmawati; Alrasimah; Puspa Sari; Elina Latifahny; Putri Ayuni; Dynda Tri Azrina; Annisa Rahman
Jurnal LENTERA Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/lentera.v3i2.244

Abstract

Stunting is a problem of nutritional status that is less chronic in nature during the growth and development of toddlers. One of the direct causes of stunting is nutritional intake. One effort to eradicate stunting is through community service activities by implementing a stunting intervention program to prevent stunting from an early age. The purpose of this community service is to identify health problems that arise, especially in toddlers and pregnant women through nursing assessments with community empowerment. The stunting intervention program carried out included counseling on stunting prevention, demonstrating supplementary feeding, development stimulation counseling and community empowerment by providing high protein supplemental food to 4 toddlers at risk of stunting. Evaluation of this activity was carried out by giving post-test sheets to respondents after the counseling intervention and measuring weight with a weighing device for 4 toddlers who were the target of stunting risk for the results of the high-protein food intervention. The results obtained were that there was an increase in respondents' knowledge after participating in stunting counseling activities> 39%, an increase in respondents' knowledge after participating in counseling activities for providing additional food, namely as much as 47%, an increase in respondents' knowledge after participating in counseling activities on stimulation of toddler development 40%, and weight gain in toddlers reaches 75%.
Penerapan Rendam Kaki Dengan Air Hangat Terhadap Penurunan Suhu Tubuh pada Anak Dengan Hipertermia di Ruang Anggrek Sementara RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Sofia Yulidar Hafni; Ririn Muthia Zukhra; Mala Hayati
SMASH: Journal of Social Management Sains and Health Vol 2, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/smash.v2i1.5336

Abstract

Hipertermia merupakan kondisi di mana suhu tubuh melebihi batas normal akibat peningkatan aktivitas pusat pengatur suhu di hipotalamus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas asuhan keperawatan melalui penerapan rendam kaki dengan air hangat untuk menurunkan suhu tubuh pada pasien dengan hipertermia, khususnya pada anak-anak. Berdasarkan data dari observasi di RSUD Arifin Achmad, terdapat 4 pasien yang mengalami demam dengan berbagai diagnosis medis yang berbeda selama periode 11-12 November 2024. Penelitian ini menggunakan metode Evidence-Based Practice (EBP) dengan intervensi selama 15 menit, di mana suhu tubuh pasien diukur sebelum dan sesudah terapi. Hasil menunjukkan bahwa setelah penerapan terapi, pasien An. M mengalami penurunan suhu dari 38,8°C menjadi 38,0°C (penurunan 0,8°C), sedangkan An. R mengalami penurunan dari 38,0°C menjadi 37,3°C (penurunan 0,7°C). Penerapan rendam kaki dengan air hangat terbukti efektif dalam menurunkan suhu tubuh pasien dengan hipertermia, yang mendukung pentingnya asuhan keperawatan ini dalam praktik klinis. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya informasi dan pengetahuan perawat serta memberikan dasar untuk tindakan aplikatif dalam penatalaksanaan pasien dengan hipertermia. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi perawat dalam memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif dan efektif terhadap pasien anak yang mengalami hipertermia.