Novyananda Salmasfattah
Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW, Malang, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Masyarakat RT 04 Desa Sragi Dalam Pencegahan Penyakit DBD Ayesi Dewi Safitri; Novyananda Salmasfattah; Nanang Ardianto; Allis Soraya Setyokanti Winarning
Jurnal Kesehatan Medika Udayana Vol. 9 No. 02 (2023): Oktober: Jurnal Kesehatan Medika Udayana
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47859/jmu.v9i02.374

Abstract

Latar belakang: Penyakit Demam Berdarah Dengue atau yang biasa sering kita sebut DBD, sampai saat ini menjadi kasus internasional dalam kesehatan masyarakat. Beberapa faktor lingkungan diantaranya ada faktor lingkungan fisik yaitu suhu, kelembapan, keberadaan, dan tempat perindukan yang berpengaruh terhadap perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan antara perilaku dan lingkungan masyarakat yang ada di Desa Sragi dalam mencegah penyakit DBD. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif non eksperimental dengan metode korelatif, instrumen pada penelitian ini berupa lembar kuisioner. Populasi dalam penelitian ini yaitu masyarakat RT 04 Desa Sragi. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan yaitu Purposive Sampling dengan jumlah sampel yang telah dihitung dengan rumus slovin didapatkan sebanyak 67 sampel.  Hasil: Hasil dari korelasi antara tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan penyakit DBD didapatkan nilai r hitung 0,652 dengan nilai signifikan (p value) 0,000. Hal ini menyatakan terdapatnya hubungan antara tingkat pengetahuan dan perilaku. Simpulan: Sebagian masyarakat memiliki pengetahuan dan perilaku yang baik
Analisis Drug Related Problems Kategori Overdose, Underdose, dan Drug Interaction Pasien Tuberkulosis RS dr. Soepraoen Malang Amelia Nadya Sugihantono; Nanang Ardianto; Novyananda Salmasfattah; Reyvan Admaja Bagas Virgiansyah
Jurnal Kesehatan Medika Udayana Vol. 9 No. 02 (2023): Oktober: Jurnal Kesehatan Medika Udayana
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47859/jmu.v9i02.379

Abstract

Latar belakang: Di Indonesia banyak kejadian yang tidak menyenangkan yang berkaitan dengan pengobatan yang dikenal sebagai masalah terkait obat yang dapat menggangu hasil klinis kesehatan pasien disebut sebagai DRPs. Tuberkulosis merupakan penyakit kronik akibat bakteri Mycrobacterium Tuberculosis. Dalam terapi, pasien tuberkulosis perlu banyak obat, yang meningkatkan resiko DRPs. Tujuan: Menganalisis kejadian DRPs kategori overdose, underdose, dan drug interaction pasien tuberkulosis. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif non eksperimental dengan metode pendekatan deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif yaitu data rekam medis pasien tuberkulosis periode Januari 2022 – Maret 2023 selama rawat inap RS dr.Soepraoen Malang. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Populasi sama dengan sampel melibatkan 40 pasien. Analisis data masing-masing kategori berdasarkan aplikasi Drug.com dan Permenkes no.67 tahun 2016 dalam bentuk distribusi presentase. Hasil: Analisis DRPs berdasarkan karakteristik pasien Tuberkulosis RS dr. Soepraoen Malang didominasi laki-laki sebesar 67,5% dan yang paling banyak menderita tuberkulosis adalah usia 46-55 tahun. Simpulan: Masalah terkait obat pada pasien tuberkulosis yang menjalani perawatan di RS dr. Soepraoen Malang ialah 46 kasus. Kasus DRPs termasuk 1 kasus overdose (2,2%),  4 kasus underdose (8,7%), dan 41 kasus drug interaction (89,1%).
Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) Universitas Negeri Malang Tentang Sunscreen Jessica Choirunniswah; Novyananda Salmasfattah; Rudy Mardyanto; Umi Rikha Aggilya
Jurnal Kesehatan Medika Udayana Vol. 9 No. 02 (2023): Oktober: Jurnal Kesehatan Medika Udayana
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47859/jmu.v9i02.388

Abstract

Latar Belakang: Sinar matahari dapat menyebabkan beberapa penyakit serius seperti penuaan dini, kulit terbakar, kemerahan, bahkan kanker kulit. Hal itu disebabkan karena tidak adanya perlindungan saat terpaparnya sinar matahari. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan perlindungan seperti sunscreen setiap terpapar sinar matahari. Sunscreen ialah produk skincare yang memiliki fungsi melindungi kulit dari terpaparnya sinar matahari yang memiliki cara kerja memantulkan atau menyerap sinar matahari pada kulit. Tujuan: Mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) tentang sunscreen. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan pengambilan data menggunakan stratified random sampling. Subjek yang digunakan berjumlah 52 responden yang terdiri dari kelas A, B, dan C. Hasil: Diperoleh sebanyak 38 responden (37%) memiliki pengetahuan yang baik, 13 responden (25%) memiliki pengetahuan yang cukup, dan 1 responden (2%) memiliki pengetahuan yang kurang dengan rata-rata seluruh responden ialah 75,5% yang termasuk dengan kategori baik. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) termasuk dalam kategori baik.