Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Internalization of Multicultural Values in Learning the Art of Recitation to Form the Attitude of Social Tolerance of Students at the Al-Qur'an Education Park Baiturrahman Gading Kasri Malang Muhammad Yusuf Asro; Fita Mustafida; Imam Safi'i
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 6 No. 4 (2026): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v6i4.53057

Abstract

In many non-formal Islamic institutions, learning still emphasizes cognitive and technical skills, while affective aspects such as tolerance are often underdeveloped. Therefore, this research aims to analyze the internalization of multicultural values in learning the art of Qur’anic recitation and its role in shaping students’ social tolerance at TPQ Baiturrahman Gading Kasri Malang. This study employs a descriptive qualitative approach with a narrative design. Data were collected through observations, in-depth interviews, and documentation involving teachers, students, and the head of the institution. The data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, including data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that multicultural values internalized in recitation learning include tolerance, justice, and cooperation. These values are integrated through interactive learning activities such as group practice, peer support, and participation in internal and external Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). The internalization process occurs through value transformation, value transaction, and transinternalization, supported by teacher modeling and a conducive learning environment. As a result, students demonstrate improved social attitudes, including empathy, mutual respect, cooperation, and confidence in social interactions. In conclusion, learning the art of Qur’anic recitation is not only effective in improving technical reading skills but also plays a significant role in fostering multicultural values and strengthening students’ social tolerance. This approach contributes to the development of harmonious social behavior in diverse educational settings.
PEMBIASAAN KEAGAMAAN SEBAGAI IMPLEMENTASI PROFIL PELAJAR PANCASILA BERIMAN, BERTAKWA KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA DAN BERAKHLAK MULIA Muhammad Lazim Yusuf
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i5.2024.13

Abstract

Pentingnya Profil Pelajar Pancasila di dalam Pendidikan Indonesia yang tujuannya adalah sebagai untuk menunjukkan karakter dan kompetensi yang diharapkan bisa didapatkan oleh peserta didik. Profil pelajar pancasila untuk memperkuat peserta dalam nilai-nilai luhur pancasila. “pelajar indonesia adalah pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter dan memiliki perilaku yang sesuai nilai-nilai pancasila”. Sehingga peneliti mengambil judul “Pembiasaan Keagamaan sebagai Implementasi Profil Pelajar Pancasila Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan yang Maha Esa dan Berkahlak Mulia” penelitian ini menggunakan penelitian Kualitatif Deskriptif dengan Teknik observasi dan Wawancara, fokus pada penelitian ini hanya dimensi pertama pada Profil Pelajar Pancasila, karena terdapat Toleransi yang sangat tinggi di SMPN 2 Wagir antara peserta didik yang menganut agama Islam, Kristen, Hindu dan Budha. Pembiasaan yang dilakukan peserta didik sebelum memulai pembelajaran sangat terstuktur dengan baik, semua peserta didik yang berbeda keyakinan mendapatkan pembiasaan yang sama dan fasilitas yang sama, tanpa membeda-bedakan antara satu agama dengan agama yang lain. Penyediaan ruangan khusus dan guru yang membimbing sehingga peserta didik bisa belajar dengan aman dan nyaman.