Pedesaan merupakan bagian penting dari perekonomian suatu negara, namun seringkali menghadapi tantangan dalam pengelolaan pendanaan dan pembiayaan keuangan. Untuk mengatasi masalah ini, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Sukses Bersama Sugihwaras hadir sebagai solusi inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan kontribusi Bumdes Sukses Bersama Sugihwaras dalam mengelola pendanaan dan pembiayaan keuangan di pedesaan serta dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat setempat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pihak terkait seperti pengelola Bumdes, anggota Bumdes, dan masyarakat yang menjadi penerima manfaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bumdes Sukses Bersama Sugihwaras memberikan solusi yang efektif dalam mengelola pendanaan dan pembiayaan keuangan di pedesaan. Bumdes ini berhasil mengumpulkan dana dari sumber-sumber yang beragam seperti simpan pinjam, tabungan, dan usaha yang dijalankan oleh Bumdes sendiri. Dana ini kemudian digunakan untuk memberikan pembiayaan kepada masyarakat dalam bentuk kredit usaha, pinjaman modal, dan bantuan pendidikan. Kontribusi Bumdes Sukses Bersama Sugihwaras terhadap kesejahteraan masyarakat sangat signifikan. Melalui program-programnya, Bumdes telah mendorong pertumbuhan ekonomi di pedesaan, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan akses terhadap pendanaan, serta memberikan pelatihan dan pendampingan untuk pengembangan usaha. Sebagai hasilnya, pendapatan masyarakat meningkat, tingkat kemiskinan menurun, dan kesejahteraan umum meningkat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Bumdes Sukses Bersama Sugihwaras memberikan solusi yang efektif dalam pengelolaan pendanaan dan pembiayaan keuangan di pedesaan. Model ini dapat diadopsi oleh desa-desa lain sebagai alternatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Namun, tantangan yang perlu diatasi antara lain pengembangan SDM, penguatan kerja sama dengan instansi terkait, dan peningkatan kapasitas keuangan Bumdes.