Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peran Analisis Pemanfaatan Situs Jejaring Sosial Facebook Sebagai Media Promosi Situs P-Store.net (Studi Kasus: PT. Trijaya Digital Grup) Muhammad Priyo Utomo; Nurhidayati Nurhidayati
E-Mabis: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol 24, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/e-mabis.v24i2.1109

Abstract

The Getting service quality in the marketing field is not only done by physically meeting between customers and service providers, such as conventional market systems. In modern society that wants to be fast and instant, time constraints are the reason for customers to shop in the current system. With a modern marketing system with the application of internet technology called Internet Marketing, time constraints can be minimized. The modern marketing system will shorten the distance between customers and department stores, especially only in home shopping. Satisfied customers will recommend their experience to their community, both in online and face-to-face communities. Studying and analyzing the online store network P-store.net, which is engaged in the business of marketplace services and online transaction security services, produces findings that promotions carried out using social media, namely Facebook, can increase the number of deals or transactions. Qualitative analysis of P-Store.net, there are several important factors, namely: promotional techniques, service quality and the use of facebook social media networks. The results of this study show an increase in the number of users of the P-Store site which has fluctuated in the last five years from 2018 to 2022.
Pengaruh Perceived Quality Intrinsic Attributes dan Perceived Quality Extrinsic Attributes Terhadap Repurchase Intention Melalui Loyalty Sebagai Variabel Intervening Rizma Dwi Mawarni; Widodo Widodo; Nurhidayati Nurhidayati
eCo-Buss Vol. 8 No. 1 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i1.2427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak Perceived Quality, yang terwujud dalam atribut-atribut intrinsik maupun ekstrinsik, terhadap Repurchase Intention dengan Loyalty sebagai variabel mediasi. Pendekatan yang diterapkan bersifat kuantitatif, dengan melibatkan 100 partisipan yang merupakan konsumen Kopi Robusta Banaran PTPN IX pada outlet di wilayah Semarang. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara daring dan dianalisis dengan pendekatan regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Statistics versi 26. Uji Sobel turut diterapkan untuk mengidentifikasi peran variabel mediasi. Temuan studi ini menunjukkan nilai R² sebesar 0,600 terhadap Loyalty dan 0,676 terhadap Repurchase Intention, yang mengindikasikan bahwa seluruh hubungan bersifat signifikan (p < 0,01). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa atribut produk, baik intrinsik maupun ekstrinsik, memberikan pengaruh yang signifikan dan positif terhadap Loyalty serta Repurchase Intention. Selain itu, Loyalty juga memiliki efek positif dan signifikan terhadap Repurchase Intention serta berperan sebagai mediator dalam hubungan antara Perceived Quality dan intensi pembelian ulang. Nilai kebaruan dari riset ini terletak pada penambahan variabel Loyalty sebagai elemen intervening, yang diharapkan mampu menjawab kesenjangan penelitian sebelumnya serta meredakan pertentangan temuan terkait pengaruh kualitas terhadap niat pembelian ulang. Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi positif terhadap kualitas produk, baik internal maupun eksternal, dapat meningkatkan loyalitas dan mendorong pembelian ulang. Studi ini diharapkan mampu menyumbangkan nilai ilmiah bagi perluasan wawasan dalam bidang pemasaran serta menjadi acuan strategis bagi pelaku bisnis dalam menjaga dan menguatkan loyalitas konsumen serta kecenderungan untuk melakukan pembelian ulang terhadap produk Kopi Robusta Banaran PTPN IX.
Model Peningkatan Repurchase Intention Melalui Attitude Toward Green Product, Environmental Knowledge, Subjective Norms, dan Perceived Behavioral Control Dimas Tegar Prasetya; Ken Sudarti; Nurhidayati Nurhidayati
eCo-Buss Vol. 8 No. 1 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i1.2962

Abstract

Studi penelitian ini berfokus pada analisis terkait elemen-elemen yang diperlukan secara spesifik dan koheren untuk meningkatkan green repurchase intention di daerah Kota Semarang terutama bagi para mahasiswa sebagai konsumen yang pernah menggunakan kantong kertas belanja (paperbag). Penelitian ini menggunakan variabel environmental knowledge, perceived behavioral control, subjective norms, dan attitude yang mempengaruhi green repurchase intention. Analisis terkait pola perilaku konsumen ini memiliki tingkat urgensi yang tinggi. Karena perannya yang sangat vital untuk menjaga progresifitas status quo, dimana kesadaran akan efek positif dari penggunaan paperbag sudah mulai muncul. Dalam penelitian ini, subjek yang akan dianalisis adalah para mahasiswa di Kota Semarang yang pernah menggunakan paper bag sebanyak lebih dari 3 kali. Dengan sampel yang berjumlah 100 orang mahasiswa. Penelitian ini mengadopsi teknik purposive sampling dengan metode pengambilan sampel berupa non probability sampling. Instrumen analisis data dalam penelitian ini menggunakan Smart PLS dengan hasil studi menunjukkan bahwa environmental knowledge, subjective norms, dan perceived behavioral control memiliki pengaruh positif terhadap green repurchase intention serta attitude toward green product mampu menjadi variabel mediasi dalam studi penelitian ini.
Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Guru Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus pada SMA Negeri 10 Semarang) Nurul Setiyaningsih; Ibnu Khajar; Nurhidayati Nurhidayati
eCo-Fin Vol. 7 No. 2 (2025): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v7i2.2432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meganalisis serta menerangkan terkait sejauh mana organizational culture mempengaruhi kinerja guru melalui kepuasan kerja sebagai variabel interveningnya, Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 10 Semarang, dengan menerapkan pendekatan kuantitatif melalui penggunaan metode explanatory research. Responden pada studi ini mencakup semua Guru di SMAN 10 Semarang dengan sejumlah 57 orang. Metode sensus ini yang menjadi teknik dalam pengambilan sampel.  Data dikumpulkan melalui sebuah kuesioner serta dianalisis memakai software SPSS versi 26. Temuan dari studi ini memperlihatkan jika budaya organisasi tidak memberikan pengaruhnya secara langsung pada kinerja Guru (signidikansi 0,129) >0,05, tetapi mempunyai pengaruh positif serta signifikan pada kepuasan kerja (signifikansi 0,000). Sementara itu, kepuasan kerja justru berdampak negative namun signifikan terhadap kinerja Guru (signifikansi 0,004 dan nilai t-hitung -2,972). Kepuasan kerja bisa sebagai mediator penuh antara budaya organisasi dan kinerja Guru berdasarkan hasil uji sobel dengan nilai -2,531 dan nilai p dua arah (two-tailed) sebesar 0,0114 (<0,05).
Pengaruh Beban Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Efisiensi Kepuasan Kerja SDM PT. Telkom Yogyakarta Rizal Satria Muslimin; Widodo Widodo; Nurhidayati Nurhidayati
eCo-Fin Vol. 7 No. 3 (2025): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v7i3.2870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh beban kerja dan motivasi kerja terhadap kepuasan karyawan di PT Telkom Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei melalui kuesioner terstruktur yang dibagikan kepada 100 responden. Proses analisis dilakukan dengan menggunakan SEM yang menerapkan metode PLS, yang dijalankan melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja (BK) memiliki pengaruh positif yang signifikan secara statistik terhadap kepuasan kerja (KK). Selain itu, beban kerja (BK) secara signifikan mempengaruhi motivasi kerja (MK), sementara motivasi kerja (MK) menunjukkan pengaruh positif yang signifikan terhadap kepuasan kerja (KK). Secara spesifik, koefisien jalur untuk hubungan antara beban kerja dan kepuasan kerja adalah 0,418, dengan T-statistik 3,620 dan nilai P 0,000. Untuk hubungan antara beban kerja dan motivasi kerja, koefisien jalur adalah 0,591, disertai T-statistik 6,045 dan nilai P 0,000. Terakhir, hubungan antara motivasi kerja dan kepuasan kerja memiliki koefisien jalur sebesar 0,408, dengan statistik T sebesar 3,160 dan nilai P sebesar 0,002. Hasil ini menyoroti pentingnya mengatur beban kerja dan meningkatkan motivasi kerja untuk meningkatkan kepuasan karyawan. Studi ini diharapkan memberikan kontribusi teoretis bagi bidang MSDM dan juga memberikan wawasan praktis bagi organisasi dalam mengembangkan strategi tempat kerja yang efektif.