p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Borneo Nursing Journal
Herlina Simanjuntak
Universitas Medika Suherman

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Kombinasi Breast Care Dan Pijat Oksitosin Dalam Peningkatan Produksi ASI Di Klinik Zhafira Zarifa Enok Ulfah Shintia; Hajar Nur Fathur Rohmah; Ika Kania Fatdo Wardani; Herlina Simanjuntak
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.318

Abstract

Produksi Air Susu Ibu (ASI) merupakan faktor penting dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif, namun tidak sedikit ibu postpartum yang menghadapi kendala berupa rendahnya produksi ASI. Upaya nonfarmakologis seperti pijat breast care dan pijat oksitosin diketahui mampu merangsang hormon prolaktin dan oksitosin sehingga berpotensi meningkatkan produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi pijat breast care dan pijat oksitosin terhadap produksi ASI ibu postpartum di Klinik Zhafira Zarifa Karawang tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan two group pretest–posttest pada 30 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling, terdiri atas kelompok intervensi (n=15) dan kelompok kontrol (n=15). Analisis data meliputi uji normalitas Shapiro–Wilk, uji Paired t-test untuk melihat perbedaan sebelum dan sesudah intervensi dalam kelompok, serta uji Independent Samples t-test untuk menilai perbedaan antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar responden pada kelompok kontrol berada pada kategori rendah sedang, sedangkan kelompok intervensi berada pada kategori sedang. Setelah tujuh hari, kelompok kontrol hanya mengalami sedikit peningkatan (80% sedang; 20% rendah), sementara kelompok intervensi mengalami peningkatan signifikan (86,7% tinggi; 13,3% sedang). Uji Paired t-test menunjukkan adanya perbedaan bermakna pada kedua kelompok, yaitu kontrol (p=0,006) dan intervensi (p<0,001), sedangkan uji Independent Samples t-test menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok (p<0,001). Kesimpulan penelitian ini adalah kombinasi pijat breast care dan pijat oksitosin terbukti efektif meningkatkan produksi ASI ibu postpartum, sehingga dapat dijadikan alternatif nonfarmakologis untuk mendukung keberhasilan program ASI eksklusif.
Penggunaan Media Sosial Dan Dampaknya Pada Kesehatan Mental Remaja Putri MTSN 3 Karawang Dita Utari Basuki; Hajar Nur Fathur Rohmah; Herlina Simanjuntak; Ika Kania Fatdo Wardani
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.327

Abstract

Kesehatan mental remaja merupakan isu penting yang tidak hanya diartikan sebagai ketiadaan gangguan psikologis, tetapi juga kemampuan mengatasi tekanan, produktif, serta berperan dalam lingkungan sosial. Remaja putri rentan mengalami gangguan mental akibat penggunaan media sosial yang berlebihan, termasuk paparan cyberbullying, konten negatif, dan fenomena fear of missing out (FoMO). Penelitian ini bertujuan menilai hubungan antara penggunaan media sosial dengan kesehatan mental remaja putri di MTsN 3 Karawang tahun 2025. Penelitian menggunakan desain kuantitatif cross sectional pada 85 siswi kelas VIII berusia 12–15 tahun, dengan pengumpulan data melalui kuesioner pada Mei–Juni 2025. Analisis dilakukan secara deskriptif, uji chi- square, dan Odds Ratio (OR). Hasil menunjukkan 43 responden (50,6%) termasuk kategori penggunaan media sosial berisiko, sementara 77 responden (90,6%) mengalami risiko gangguan kesehatan mental. Uji chi-square menghasilkan p = 0,023 (< 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara penggunaan media sosial dan kesehatan mental. Nilai OR = 8,400 (95% CI: 1,02–69,0) menunjukkan bahwa remaja dengan penggunaan media sosial berisiko memiliki peluang delapan kali lebih besar mengalami gangguan kesehatan mental dibandingkan dengan yang tidak berisiko. Keterbatasan penelitian ini terletak pada lingkup sampel yang terbatas pada satu sekolah sehingga hasil belum dapat digeneralisasi lebih luas, namun temuan ini dapat menjadi dasar intervensi keluarga dan sekolah dalam pendampingan penggunaan media sosial yang sehat. Simpulan, terdapat hubungan signifikan antara penggunaan media sosial dengan kesehatan mental remaja putri di MTsN 3 Karawang tahun 2025.
Kompres Hangat Menurunkan Dismenore Pada Remaja Putri Noviana Gita Ramandhani; Rosi Kurnia Sugiharti; Herlina Simanjuntak; Ida Widaningsih
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.394

Abstract

Dismenore merupakan masalah menstruasi yang umum dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta kualitas hidup. Metode non-farmakologis seperti kompres air hangat dianggap aman, terjangkau, dan efektif dalam mengurangi nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompres air hangat terhadap nyeri haid (dismenore) pada siswi kelas X dan XI di SMAIT Nurul Fajri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental one-group pretest-posttest, melibatkan 30 siswi yang dipilih secara purposive sampling dan mengalami dismenore. Intervensi dilakukan dengan memberikan kompres air hangat pada perut bagian bawah selama 15–20 menit. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numerical Rating Scale (NRS), dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata usia responden adalah 15,90 tahun (rentang 15–17 tahun). Skor rata-rata nyeri sebelum intervensi adalah 4,87 (kategori nyeri sedang), dan setelah intervensi menurun menjadi 2,20 (kategori nyeri ringan). Analisis statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan (p = 0,000). Kesimpulannya, kompres air hangat efektif dalam menurunkan nyeri haid pada remaja putri dan dapat direkomendasikan sebagai alternatif non-farmakologis yang aman serta praktis untuk mengatasi dismenore.